Kesaksian Ibu Putri, Pengantin Baru yang Dibakar Hidup-hidup oleh Suami di Kamar: Mantuku Cemburuan

Putri Nalurita menjadi korban kekerasan suaminya di tempat tinggal mereka di kos-kosan di Ketintang, Gayungan, Surabaya, Jawa Timur.

Kesaksian Ibu Putri, Pengantin Baru yang Dibakar Hidup-hidup oleh Suami di Kamar: Mantuku Cemburuan
TRIBUNJATIM.COM/LUHUR PAMBUDI
Kesaksian Ibu Putri, Pengantin Baru yang Dibakar Hidup-hidup oleh Suami di Kamar: Mantuku Cemburuan 

Kesaksian Ibu Putri, Pengantin Baru yang Dibakar Hidup-hidup oleh Suami di Kamar: Mantuku Cemburuan

TRIBUNBATAM.id- Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) kembali terjadi di tanah air.

Kali ini adalah seorang wanita bernama Putri Nalurita yang menjadi korban kekerasan suaminya di tempat tinggal mereka di kos-kosan di Ketintang, Gayungan, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (15/10/2019). 

Putri Nalurita, wanita yang dibakar suami hidup-hidup di Surabaya ternyata baru berusia 19 tahun.

Dalam berita sebelumnya, Putri Nalurita yang disebut sudah berumur 25 tahun, dibakar hidup-hidup oleh suaminya sendiri di kamar kos.

Namun, ibu korban, Sumiyati, yang kini berada di RSUD Dr Soetomo langsung mengkonfirmasi bahwa anaknya masih berusia 19 tahun.

Mengutip Surya, Putri Nalurita adalah ibu muda beranak satu yang berasal dari Desa Sembung, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban.

KRONOLOGIS LENGKAP Istri Dibakar Hidup-hidup Suami: Ada Mertua, Kabur Saat Api Berkobar

Pada Selasa (15/10/2019), Putri rencananya ingin pulang ke Tuban karena sering terlibat cekcok dengan suami yang baru dinikahinya 1,5 bulan lalu, Purianto (47).

Sumiyati bercerita, ia dan anak semata wayangnya, Putri Nalurita, berniat untuk mengambil barang-barang di kamar kos yang berlokasi di Jalan Ketintang Baru II, Surabaya.

Saat hendak mengambil barang, ternyata suami putrinya, Purianto sudah menunggu di dalam kos.

Halaman
123
Editor: Anne Maria
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved