Anak Abu Rara Pelaku Penusuk Wiranto Tidak Berani Ikuti Perintah Orangtuanya untuk Serang Polisi

"Anaknya menggunakan pisau ini dan sudah diperintahkan oleh Abu Rara untuk juga melakukan serangan terorisme ke aparat kepolisian," kata Dedi Prasetyo

Anak Abu Rara Pelaku Penusuk Wiranto Tidak Berani Ikuti Perintah Orangtuanya untuk Serang Polisi
Wartakota/Angga Bagya
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo, menunjukan foto tersangka dan barang bukti pisau yang digunakan untuk menusuk Menkopolhukam Wiranto di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (11/10/2019). 

TRIBUNBATAM.id - Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dodi Prasetyo mengungkapkan pelaku penusukan terhadap Menkopolhukam Wiranto meminta anaknya untuk melakukan serangan kepada anggota polisi.

"Anaknya menggunakan pisau ini dan sudah diperintahkan oleh Abu Rara untuk juga melakukan serangan terorisme ke aparat kepolisian," kata Dedi Prasetyo di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (17/10/2019).

Dedi menuturkan, hasil pengembangan pemeriksaan terhadap SA dan istrinya, FA, menunjukkan bahwa total terdapat tiga senjata yang digunakan untuk penyerangan.

Satu senjata digunakan oleh SA, senjata lain digunakan istrinya, dan senjata terakhir diberikan kepada anaknya.

Namun, meski sudah diperintahkan SA untuk melakukan serangan, anaknya mengurungkan niat.

Barang bukti pisau Kunai yang diduga sebagai alat untuk menusuk Menteri Wiranto.
Barang bukti pisau Kunai yang diduga sebagai alat untuk menusuk Menteri Wiranto. (HandOut/Istimewa)

"Tapi anaknya mengurungkan niatnya karena dia tidak berani. Yang berani melakukan itu Abu Rara sendiri dan istri," katanya.

Saat ini, kedua pisau yang digunakan dalam penyerangan terhadap Wiranto sedang diuji di laboratorium forensik.

Sementara itu, Dedi mengatakan sanksi pidana terhadap SA akan diperberat karena memengaruhi anak di bawah umur untuk melakukan aksi terorisme.

Untuk diketahui, Wiranto ditusuk saat tiba di Alun-alun Menes, Kabupaten Pandeglang usai menghadiri sebuah acara di Universitas Mathla'ul Anwar.

Menurut polisi, Wiranto menderita luka di tubuh bagian depan.

Halaman
1234
Editor: Zabur Anjasfianto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved