Selasa, 21 April 2026

Viral Video Kecelakaan Maut di Seipanas Batam, Kasat Lantas Polresta Barelang Sebut Hoax

Viral video kecelakaan maut di Seipanas, Batam, begini penjelasan Kasat Lantas Polresta Barelang Kompol I Putu Bayu Pati.

TRIBUNBATAM/ENDRA KAPUTRA
Kasat Lantas Polresta Barelang Kompol Putu Bayu Pati 

TRIBUNBATAM.id - Viral video kecelakaan maut di Seipanas, Batam, begini penjelasan Kasat Lantas Polresta Barelang Kompol I Putu Bayu Pati.

Video kecelakaan maut di Seipanas Batam beredar di WhatsApp group, Rabu (16/10/2019).

Rentetan pesan itu yang beredar tersebut membuat pengguna WhatsApp di Batam heboh.

 Mereka saling lempar pertanyaan terkait kebenaran informasi terjadi.

Apalagi,  pesan disebutkan kejadian di Seipanas Batam.

Makin mengundang sejumlah pertanyaan.

Ketika dikonfirmasi kepada Kasat Lantas Polresta Barelang Kompol I Putu Bayu Pati mengatakan tidak benar terjadi di Batam.

"Kami juga sudah mengecek ke lapangan. Ternyata tidak ada. Mungkin kejadian itu ada. Tapi bukan di Batam. Kejadian persis di mana juga saya tak tahu sampai saat ini," katanya kepada Tribunbatam.id Rabu (16/10/2019).

Putu berharap, pengguna medsos atau warga Batam jangan cepat termakan informasi. Takutnya hoaks.

Lalu jika dishare bisa berpotensi menimbulkan persoalan hukum.

"Kita minta masyarakat bijak untuk itu," katanya.

Sebelumnya, ada kabar terjadi kejadian laka lantas di Batam.

Nama korban sesuai rentetan pesan WhatsApp grup adalah wanita bernama Niswatul Umma.

Seorang mahasiswi di salah perguruan tinggi. Kebenaran informasi ini pun masih simpang siur.

Yang pastinya, polisi membantah kejadian ini terjadi di Batam. 

Rombongan pengantin kecelakaan

Kecelakaan maut menimpa rombongan pengantin pengantin di jalan lintas nasional Medan-Banda Aceh, 2 orang tewas, 17 orang lainnya terluka.

Kecelakaan maut rombongan pengantin itu terjadi Minggu (13/10/2019), sekitar pukul 02.00 WIB.

Menurut keterangan Kasat Lantas Polres Lhokseumawe AKP Widya Rahmad Jayadi, mobil dengan nomor polisi BL 7518 UL, yang dikemudikan Musliadi (40) asal Kota Langsa, melaju dari arah Medan menuju Banda Aceh dengan kecepatan tinggi.

 
Saat melintas di Desa Beurandang, Kecamatan Syamtalira Bayu, Kabupaten Aceh Utara, atau di lokasi kejadian, Musliadi diduga tak mengetahui ada satu truk tronton dengan nomor polisi BL 8894 AG, sedang terparkir di pinggir jalan.

Dari hasil penyelidikan, mobil yang dikendarai Musliadi tersebut menabrak bagian belakang truk tronton.

“Tampaknya sopirnya tidak melihat truk parkir. Tak bisa menghindari tabrakan. Jadi truk parkir itu ditabrak dari belakang oleh mobil penumpang itu,” sebut AKP Widya.

Sementara itu, polisi menjelaskan, pengendara truk tronton tersebut diketahui bernama Junaidi asal Sukadamai, Kota Medan.

 Dari hasil keterangan tertulis polisi, dua orang dinyatakan tewas di lokasi kejadian, yaitu Tgk Amri (48) dan Hasniah (45). Keduanya warga Kota Langsa.

Lalu, 17 orang mengalami luka-luka dan segera dilarikan ke Rumah Sakit Umum Cut Meutia, Kabupaten Aceh Utara.

Seluruh korban diketahui merupakan warga Langsa.

Berikut data korban luka-uka: M Wali (19), Helmiah (50), Jamaliah (48), Erna Wisma (50), Ainol Fitri (32), Syarifuddin (42), Sabaniah (30), Afan (55), Hindon (65), Fatimah (38), Tgk Razali (34), Saiful (38), Rohani (35), M Kaifan (5), dan Safa Amira (2).

 Sementara itu, untuk kepentingan penyelidikan, polisi segera mengamankan truk dan mobil tersebut.

“Saat ini barang bukti mobil dan truk itu sudah kita bawa ke unit kecelakaan lalu lintas Polres Lhokseumawe. Penyelidikan masih terus dilakukan, terpenting korban dulu kita bereskan perawatan medisnya. Sedangkan yang meninggal dunia kita serahkan ke keluarga untuk pemakaman,” kata AKP Widya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved