BATAM TERKINI

7 Fakta Kecanggihan 3 Kapal Baru Bakamla RI, Karya Anak Bangsa, Dapat Berlayar 28 Hari Nonstop

Dikatakan Jovan bahwa dalam pengerjaan itu terdapat beberapa kendala pihaknya, seperti bahan bahan untuk memproduksi kapal.

7 Fakta Kecanggihan 3 Kapal Baru Bakamla RI, Karya Anak Bangsa, Dapat Berlayar 28 Hari Nonstop
TRIBUNBATAM.ID/BERESTOBING
Kepala Bakamla RI foto bersama saat peresmian didampingi Deputi Bidang Operasi dan Latihan Laksda Bakamla TSNB Hutabarat, Deputi Inhuker Laksma Bakamla Dade Ruskandar, Karo Ren Bakamla Laksma Bakamla Eko Jokowiyono, Direktur Operasi laut Laksma Bakamla Nursyawal Embun, Direktur Strategi Laksma Bakamla Sandy Muchjidin Latief, Kepala UPH Laksma Bakamla Parimin Warsito, Dir Datin Laksma Bakamla Dwi Aris Priyono, Direktur Hukum Laksma Bakamla Eddy Rate Muis, Inspektur Laksma Bakamla Drs. Sarono, Kepala Zona Kamla Timur Laksamana Pertama Bakamla Vetty V. Salakay, Kepala Kantor Zona Kamla Tengah Laksamana Pertama Bakamla Drs. Bastomy Sanap, serta sejumlah pejabat lainnya. 

Ketiga kapal tersebut telah melalui serangkaian tahapan dengan sangat baik selama proses pembuatannya di galangan, mulai tahap pembangunan, launching pengapungan kapal pertama kalinya di air, hingga tahap pengujian yang terdiri atas tiga rangkaian yaitu Uji Kelaikan Pabrik, Kelaikan Dermaga, dan Uji Kelaikan Laut.

Dengan berbagai rangkaian uji, ketiga kapal patroli tersebut telah memenuhi persyaratan kelayakan untuk diserahterimakan dari Galangan kepada Bakamla RI.

5. Kapal Patroli 

Dengan keberadaan kapal ini sebagai pendukung Bakamla RI dalam meningkatkan kekuatan dan kemampuan unsur operasional dalam mengemban tugas patroli di laut diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam upaya mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia.

Direktur utama PT Citra Shipyard Galangan, Tanjunguncang, Batam mengatakan, selain pembangunan 3 unit kapal itu, kata Jovan pihaknya saat ini sedang mengerjakan 2 unit kapal Combet Boat alias kapal pengejar.

“Sedang dibangun di di TNI AL, ukurannya 18 meter. Untuk 2 unit itu menelan anggaran Rp 32 miliar, awal bulan depan akan diluncurkan,” beber dia.

Komandan Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI, Laksamana Madya TNI Taufieqoerrochman mengatakan peluncuran kapal negara tersebut guna menjaga pertahanan laut Indonesia.

“Adanya 3 unit kapal ini yang baru saja diluncurkan ini membuat Bakamla kini memiliki 10 unit KN. Namun hal ini masih jauh dari kebutuhan kita. Sedikitnya jika bergambar dengan kondisi laut kita, Bakamla harus memiliki 77 unit KN, artinya kita masih kurang 67 lagi,” ungkap Taufiq usai memimpin peluncuran KN di PT Citra Shipyard Galangan Tanjunguncang, Batam, Jumat (18/10/2019).

Jadi, lanjut dia, untuk mengakomodir wilayah perairan perbatasan RI, nanti 3 unit kapal yang diluncurkan itu penempatannya akan dinamik, namun lebih fokus menjaga perairan selat Malaka, laut Cina selatan, sesuai jalur teritorial Indonesia.

Dikatakan Taufiq tiga kapal itu memiliki kelebihan stabilitas yang tinggi dilengkapi sistem informasi, dan manuver kendali dengan kecepatan 22 knot serta meriam 30 dan terpasangnya remot radar.

Halaman
1234
Penulis: Beres Lumbantobing
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved