BATAM TERKINI

Bekas Astaka MTQ di Dataran Engku Puteri Batam Kini Bernama Museum Raja Ali Haji

Dijadikan museum, kini bekas astaka MTQ yang berlokasi di Dataran Engku Puteri kini bernama Museum Raja Ali Haji, ini alasannya.

Bekas Astaka MTQ di Dataran Engku Puteri Batam Kini Bernama Museum Raja Ali Haji
TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA
Wisatawan mancanegara dengan latar belakang bangunan bekas MTQ Nasional di Batam. Bangunan itu nantinya akan dijadikan museum dan diberi nama Museum Raja Ali Haji. 

Bekas Astaka MTQ di Dataran Engku Puteri Batam Kini Bernama Museum Raja Ali Haji

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Nama pahlawan Raja Ali Haji diabadikan sebagai nama Museum Batam.

Itu setelah Wali Kota Batam, Rudi meminta usulan dari sejumlah pihak terkait nama museum Batam.

"Namanya sudah kita pilih. Raja Ali Haji," kata Rudi dalam rilis yang diterima Tribun, Jumat (18/10).

Orang nomor satu di Pemko Batam itu mengatakan, nama Raja Ali Haji ia pilih berdasarkan hasil kajian dan masukan tim.

Selain itu sudah melalui pembahasan bersama Lembaga Adat Melayu.

Sebenarnya, ada tiga nama yang diusulkan kepadanya. Yakni Raja Haji Fisabilillah, Raja Ali Haji, dan Raja Ali Kelana.

"Dan saya pilih Raja Ali Haji," ujarnya.

Apa Nama yang Cocok Buat Museum Batam? Walikota Akan Katakan Setelah Pulang dari Jakarta

Ia mengatakan, hingga saat ini sudah ada tiga pahlawan nasional yang berasal dari Kepulauan Riau. Yaitu Raja Haji Fisabilillah, Raja Ali Haji, dan terbaru pada 2017 Sultan Mahmud Riayat Syah.

Nama Raja Haji Fisabilillah sudah digunakan untuk nama jembatan I Barelang.

Halaman
12
Penulis: Dewi Haryati
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved