BATAM TERKINI

Dampak Rencana Pemblokiran Ponsel Black Market, Kunjungan Pembeli di Lucky Plaza Berkurang

Masyarakat yang pada umumnya mencari ponsel black market dengan harga lebih murah

Dampak Rencana Pemblokiran Ponsel Black Market, Kunjungan Pembeli di Lucky Plaza Berkurang
TRIBUNBATAM.ID/BERESTOBING
Suasana pusat penjualan ponsel di Lucky Plaza Nagoya. Kebijakan pemerintah pusat yang akan memblokir ponsel ilegal (Black Market, BM) berdasarkan identifikasi nomor IMEI. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Barang elektronik dengan harga terjangkau alias murah mulai berkurang di pusat ponsel Nagoya Batam.

Hal itu terjadi akibat adanya kebijakan pemerintah pusat yang akan memblokir ponsel ilegal (Black Market, BM) berdasarkan identifikasi nomor IMEI.

Pantauan Tribunbatam.id di pusat ponsel Batam, Lucky Nagoya Batam, ratusan gerai ponsel terlihat sepi.

Tampak hanya satu dan dua orang pengunjung yang datang membeli ponsel.

“Biasalah bang. Kadang sepi, kadang ramai, jualan hanya laku satu bahkan dalam sehari tidak ada,” ujar seorang penjual ponsel di gerai ponsel Oppo, Lucky Plaza, Jumat (18/10/2019).

Hal itu berbeda dengan beberapa bulan lalu, biasanya penjualan kita cukup banyak, katanya.

Jelang Pelantikan Presiden-Wapres, 8 Masjid di Tanjungpinang Gelar Doa Bersama

Analisa Pengamat Ekonomi soal Kenaikan UMK Batam, Pemerintah Harus Memberikan Stimulus ke Perusahaan

Ulasan Komik One Piace Chapter 959 Dengan Judul Samurai

Apakah itu akibat kebijakan adanya pemblokiran IMEI ponsel, penjual ponsel ini mengaku sejak adanya informasi aturan itu beberapa waktu lalu, membuat kunjungan orang ke pusat ponsel pun berkurang.

Masyarakat yang pada umumnya mencari ponsel black market dengan harga lebih murah, kini tak lagi mudah menemukan di Lucky Plaza.

Bahkan beberap gerai di pusat ponsel Lucky Plaza itu tidak lagi menjual barang BM.

Akibatnya orang tidak perlu lagi jauh-jauh datang ke pusat ponsel Nagoya untuk mendapatkan ponsel murah, sebab jangkauan harga telah sama diberbagai toko lainnya.

Berbeda dengan suvervisor ponsel Oppo Lucky Plza dan SST Sei Harapan, Adven Zebuah, ia menilai ditertibkannya peraturan pemerintah tentang pemblokiran BM membuat persaingan ponsel semakin sehat.

Meskipun tiap gerai sudah tidak lagi memajang produk black market (BM), konsumen pun tidak akan lagi mau membeli barang BM. Sebab sudah ada aturan pemerintah tentang pemblokiran IMEI.

Hanya saja kadang, kata Adven ketika orang mau membeli ponsel, tidak semua pembeli mengerti apakah itu barang BM atau legal, ujarnya.

Terkait larangan barang BM, beberapa waktu lalu tiap owner gerai ponsel sudah disurati resmi oleh Disperindag Kota Batam, kata dia.(blt)

Penulis: Beres Lumbantobing
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved