BATAM TERKINI

Dishub Provinsi Kepri Akan Terbitkan Izin Operasional Taksi Online di Kota Batam, Ini Aturan Mainnya

Selain itu, dia menambahkan jika seluruh persyaratan administrasi telah dipenuhi oleh masing-masing badan usaha.

Dishub Provinsi Kepri Akan Terbitkan Izin Operasional Taksi Online di Kota Batam, Ini Aturan Mainnya
TRIBUNBATAM.ID/DIPA NUSANTARA
Komunitas Driver Online Kota Batam saat bertemu dengan Plt Gubernur Kepri Isdianto terkait polemik perizinan taksi online di Kota Batam, Rabu (16/10/2019). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Izin operasional taksi online di Kota Batam akan segera diterbitkan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kepri.

Hal ini seperti penegasan Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), Frengki Willianto, Jumat (18/10/2019).

"Kemungkinan dalam waktu dekat. Karena beberapa hari lalu, sebanyak 8 badan usaha telah menemui kami," katanya.

Selain itu, Frengki menjelaskan nantinya akan dilakukan peluncuran bersama 8 badan usaha yang ada.

"Dari kami selain akan mengeluarkan surat izin operasional, juga akan mengeluarkan kartu pengawasan bagi setiap armada taksi online sesuai kuota yang telah ditetapkan," terangnya.

Siap-siap Hape Ilegal Akan di Blokir pada April 2020

Febri dan Jufrianto Bawa Persib Bandung Unggul 2-0 Atas Persebaya Surabaya di Liga 1 2019

SAH! Pemerintah Luncurkan Aturan Blokir HP Ilegal. Catat Mulai Berlakunya

Selain itu, setiap armada dari badan usaha juga akan dilengkapi dengan pemasangan stiker pertanda jika kendaraan telah dapat beroperasi.

"Itu stiker kesepakatan dari badan usaha sebenarnya. Tapi kendaraan sudah ada pemindahan dari angkutan pribadi ke angkutan umum (SPJK)," tambahnya.

Terpisah, salah seorang perwakilan badan usaha, Sawir, juga menegaskan jika pihaknya telah bertemu Dishub Provinsi Kepri Senin (14/10/2019) lalu.

Dia pun menyebut, sebanyak 8 badan usaha angkutan sewa khusus (ASK) juga akan diterbitkan izin operasionalnya dalam waktu dekat.

"Kami mendorong agar diterbitkan minggu depan. Ini juga agar menghindari polemik di Kota Batam dan tentunya menjaga kondusivitas kota ini," paparnya.

Selain itu, dia menambahkan jika seluruh persyaratan administrasi telah dipenuhi oleh masing-masing badan usaha.

"Semua prosedur sudah diurus. Mekanisme sesuai aturan artinya memang sudah kita laksanakan, tinggal kepastian launching saja," pungkasnya.

Sementara itu, beberapa hari lalu komunitas driver online Kota Batam turut mendesak Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Kepri, Isdianto, agar dapat memerhatikan kondisi para driver online.

Kerap dipersekusi, beberapa driver juga mengatakan tidak nyaman jika harus bekerja sambil membawa kartu keluarga (KK) di dalam mobil miliknya.

"Ngapain bawa KK segala. Kita tujuannya ingin mengisi perut saja," kata seorang driver dalam suatu forum belum lama ini. (dna)

Penulis: Dipa Nusantara
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved