BINTAN TERKINI

Kadisdik Bintan Akui Menerima Informasi Ada Oknum Guru SD Ajari Murid Radikalisme, Kepsek Membantah

Kita langsung memanggil Kepsek dan guru SDN yang bersangkutan dan satu gutu lagi untuk meminta keterangan perihal isu itu tadi pagi

Kadisdik Bintan Akui Menerima Informasi Ada Oknum Guru SD Ajari Murid Radikalisme, Kepsek Membantah
istimewa
Ilustrasi, Aksi solidaritas menentang radikalisme dan tindakan teror di Indonesia oleh civitas akademika Polibatam, Senin (14/5/2018) sore. 

TRIBUNBINTAN.com, BINTAN - Kepala Dinas Pendidikan(Disdik) Kabupaten Bintan,Tamsir mengakui ada mendapatkan informasi terkait oknum guru di salah satu SDN di jalan Lintas Barat, Desa Tembeling, Kecamatan Teluk Bintan yang diduga mengajarkan paham radikal kepada muridnya.

"Iya benar, saya memang sudah mendapatkan informasi itu, dan informasi itu langsung saya dapatkan dari pejabat kepolisian Polres Bintan,"kata Tamsir, Jumat (18/10/2019).

Tamsir juga menuturkan, dengan diterimanya informasi adanya seorang oknum guru ASN yang mengajarkan paham radikal kepada muridnya, sehingga dirinya langsung memanggil Kepsek dan oknum guru di salah satu SDN tersebut Jumat (18/10/2019) pagi tadi.

"Kita langsung memanggil Kepsek dan guru SDN yang bersangkutan dan satu gutu lagi untuk meminta keterangan perihal isu itu tadi pagi,"tutur Tamsir kepada Tribunbatam.id.

Lanjutnya, adapun pengakuan dari oknum guru yang diduga mengajarkan paham radikal itu, mengaku tidak mengajarkan hal itu kepada muridnya selama ini.

Dishub Provinsi Kepri Akan Terbitkan Izin Operasional Taksi Online di Kota Batam, Ini Aturan Mainnya

Siap-siap Hape Ilegal Akan di Blokir pada April 2020

Febri dan Jufrianto Bawa Persib Bandung Unggul 2-0 Atas Persebaya Surabaya di Liga 1 2019

Bahkan hal itupun dibantah oleh Kepala Sekolahnya yang ikut dipanggil, yang juga membenarkan hal itu tidak ada diajarkan guru tersebut.

Sebab ruangan oknum guru yang merupakan wali murid itu, juga berada didekat ruangan Kepsek dan Kepsek sering melihat guru itu mengajar.

"Oleh karena itu kepala sekolahnya menepis bahwa guru itu tidak ada mengajarkan paham radikal kepada muridnya, tetapi kan kita tidak mengetahui hal itu benar atau tidak dan perlu ditanyakan langsung kepada murid-murid di SDN tersebut,"terangnya.

Tamsir juga mengaku, dalam waktu dekat ini akan langsung datang ke SDN itu dan memanggil sejumlah wali murid untuk mengetahui langsung hal yang sebenarnya dilapangan.

"Bukan kita tidak percaya kepada Kepsek dan guru itu, tapi kan kita tidak boleh minta penjelasan dari sepihak saja, bisa jadikan guru dan kepseknya sekongkol saat memberikan keterangan kepada saya,"ungkap Tamsir.

Tamsir juga memberitahu, akan menelusuri isu tersebut, dan akan memantau aktivitas oknum guru yang bersangkutan disaat mengajar.

Bahkan Dinas Pendidikan Bintan akan bekerjasama dengan pihak kepolisian untuk memastikan apakah isu itu benar atau tidak.

"Kalau memang terbukti oknum guru SDN itu mengajarkan paham ajaran radikal kepada muridnya selama ini di kelas, maka tindakan Dinas Pendidikan akan membebas tugaskan oknum guru itu dari status guru dan tidak di perbolehkan untuk mengajar,,"pungkasnya.(als)

Penulis: Alfandi Simamora
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved