Akhir Pekan Ini Rupiah Menguat Bagaimana dengan Pekan Depan? Begini Kata Analisis

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat di perdagangan akhir pekan ini Jumat (18/10).

Akhir Pekan Ini Rupiah Menguat  Bagaimana dengan Pekan Depan? Begini Kata Analisis
Antara
ILUSTRASI Nilai tukar rupiah 

TRIBUNBATAM.id - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat di perdagangan akhir pekan ini Jumat (18/10). Penguatan rupiah diperkirakan bisa berlanjut pada pekan depan.

Mengutip Bloomberg, Jumat (18/10) pukul 16.55 WIB, rupiah menguat 0,05% ke level Rp 14.147 per dolar AS. Sedangkan berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia (BI) atau JISDOR, rupiah menguat 32 poin dari perdagangan sebelumnya, menjadi Rp 14.140 per dolar AS.

Ekonom Bank Mandiri Reny Eka Putri mengatakan pergerakan kurs rupiah terhadap dolar AS sepekan ini cenderung sideways menguat. Hal ini terlihat dari pergerakan rupiah dalam dua hari terakhir yang ditutup menguat.

"Untuk saat ini posisi dolar AS cenderung bearish, karena data-data ekonomi Amerika seperti penjualan ritel, produki industri dan inflasinya cenderung turun atau tidak sesuai harapan," jelas Reny kepada Kontan.co.id, Jumat (18/10).

Dolar AS juga tertekan mata uang euro dan poundsterling yang menguat akibat meningkatnya harapan pasar bahwa akan ada kesepakatan soal Brexit.

Harga Emas Antam Turun, Ada Peluang Membeli dengan Harga Lebih Murah

Film Animasi Horror The Addams Family Sudah Tayang Di Bioskop, Ini Sinopisnya

 

Untuk sentimen dari domestik sendiri, Reny menilai, belum banyak rilis data yang memberikan pengaruh bagi penguatan rupiah. Untungnya, arus inflow terus masuk dan menjadi pedorong penguatan rupiah di pekan ini.

Pekan depan, pertemuan Federal Open Market Committe (FOMC) dan Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) bakal menjadi penentu arah rupiah. Kedua pertemuan bank sentral tersebut bakal menentukan tingkat suku bunga acuan masing-masing dan arah kebijakan moneter ke depan.

"Pasar melihat ada peluang bagi Bank Sentral AS untuk memangkas suku bunga acuan sekali lagi, dilihat dari pertumbuhan ekonomi, kinerja manufaktur dan inflasi AS yang masih turun, sehingga The Fed bakal memangkas suku bunganya," ujar Reny.

Reny menebak, di pekan depan rupiah masih memiliki peluang menguat dengan kecenderungan sideways. Rupiah akan bergerak dikisaran level support Rp 14.100 per dolar AS dan level resistance di Rp 14.190 per dolar AS.

 
Editor: Rio Batubara
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved