Dituding Selingkuh, Perwira Polisi Ini Bantah Berhubungan Badan, Sebut Teman Dekat dan Bisnis Tas  

Ipda Supriyono menyangkal tudingan bahwa dia telah berselingkuh atau berbuat zina dengan IN pada malam waktu sebelumnya.

Dituding Selingkuh, Perwira Polisi Ini Bantah Berhubungan Badan, Sebut Teman Dekat dan Bisnis Tas  
IST
Ilustrasi selingkuh 

"Chat-nya bisa dibuktikan, panggilan itu dari dulu, dan dia manggil pah tidak hanya kepada saya‎ saja," ujar Supriyono .

‎Ia menceritakan, ‎malam sebelum penggerebekan atau Sabtu (12/10/2019), mereka beserta anak IN berangkat dari Temanggung sekitar pukul 21.00 WIB.

Mereka pun sempat mampir ke rumah saudara IN.

Selanjutnya, pergi mengambil sejumlah tas perempuan di sebuah tempat.

"Itu lho, di dekat Giant itu. Kita selama ini memang berbisnis tas, jadi distributor untuk wilayah Kalimantan dan Jawa Tengah," ujarnya.

Menurut Supriyono , mulanya tak ada rencana untuk menginap di Kota Magelang.

Keputusan menginap itu, karena rencana mereka ke Yogyakarta pada Minggu paginya, daripada harus kembali ke Temanggung.

"Sekitar jam 12 ‎malam kita baru masuk ke kamar, ngecek-ngecek tas, ada sekitar 50-an. Terus kita tidur sekitar jam 02.00, baru tidur sebentar jam 03.00 sudah digerebek. Dan posisinya dia tidur pakai baju lengkap, saya berbaju lengkap, anaknya tidur di tengah," ceritanya.

Ia terbangun lantaran ada orang yang mengetuk-ngetuk pintu.

Ia pun berinisiatif membuka pintu, lantaran merasa ada yang tidak beres.

Halaman
1234
Editor: Zabur Anjasfianto
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved