Dituding Selingkuh, Perwira Polisi Ini Bantah Berhubungan Badan, Sebut Teman Dekat dan Bisnis Tas  

Ipda Supriyono menyangkal tudingan bahwa dia telah berselingkuh atau berbuat zina dengan IN pada malam waktu sebelumnya.

Dituding Selingkuh, Perwira Polisi Ini Bantah Berhubungan Badan, Sebut Teman Dekat dan Bisnis Tas  
IST
Ilustrasi selingkuh 

Begitu pun, saat pintu kamar dibuka, ia masih tertidur bersama anak keduanya.

"Malam itu, kita dari Temanggung, terus sempat ke Pringsurat dulu ngantar ibu dan anak‎ (yang pertama)," kata IN.

Diakui, malam itu sehabis mengambil tas di sebuah tempat di Kota Magelang, dialah yang beri‎nisiatif mengajak menginap.

Ini dengan mempertimbangkan keesokan harinya, di mana mereka akan meneruskan perjalanan ke Yogyakarta.

"Sebenarnya bukan mau di Shafira, di Artos, cuma kamar tidak tersedia," akunya.

‎Dituturkan, mereka sampai di hotel pada hampir pukul 23.00 WIB.

Setelah mengurus proses check-in, mereka akhirnya baru masuk kamar sekitar satu jam kemudian.

"Proses cek ini agak lama, karena ada masalah di akun ku (aplikasi pemesanan hotel online)," katanya.

Saat menginap itu, kamar yang ditempati pun adalah double bed.

Bukan single.‎

Bahkan sebelum tidur, IN sempat meminta Supriyono membeli susu untuk si anak.

"Karena memang semula gak ada rencana nginap, karena itu gak bawa susu anak," tutur IN.

Kala itu, sebelum tidur ia sempat ganti pembalut di kamar mandi kamar hotel tersebut.

‎Setelah tidur beberapa saat, terjadilah penggerebekan.

"Sof***nya juga diambilin toh, wong aku lagi mens kok," ujarnya.

Ditandaskan, ia kenal Supriyono sejak sekitar enam tahun lalu.

Diakui pula, ia memanggil papah tak hanya kepada Riyo.

"Itu kan panggilan akrab, sayang, karena kita sahabatan sejak lama. Kepada teman akrab lain juga manggil gitu, sudah biasa, papah-mamah," katanya.‎

Digerebek Istri

Sebelumnya diberitakan, ‎Kepala Unit Kecelakaan (Kanit Laka) ‎Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Temanggung, Ipda Supriyono, diduga telah melakukan pelanggaran disiplin berupa perselingkuhan dan tindak pidana perzinahan.

Kasus ini mencuat setelah perwira pertama kepolisian itu digerebek oleh sang istri, FMW, saat berada di dalam kamar nomor 101 Hotel Safira, Kota Magelang, Minggu (13/10/2019) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. ‎

Kala itu, oknum perwira po‎lisi berpangkat satu balok di pundak tersebut, tengah bersama seorang wanita yang diduga wanita idaman lain (WIL) berinisial IN. Serta, anak dari IN.

Terpisah, Kapolres Temanggung, AKBP Muhamad Ali, mengatakan ia belum bisa berkomentar banyak perihal peristiwa ini.

Menurutnya, semua masih dalam proses pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut.

Disinggung perihal sanksi yang bakal diterima Ipda Supriyono, bila terbukti melakukan perselingkuhan dan perzinahan, Ali tak mau berandai-andai.

"Saya tak mau berandai-andai. Saat ini kan sedang berproses, nanti kita tunggu bagaimana hasilnya," tutur Kapolres. 

 

Artikel ini telah tayang di TribunnewsWiki.com dengan judul Perwira Polres Temanggung Bantah Berzina: Kalo Mau, Ngapain Ngajak Anak, Lagian Dia Juga Sedang Haid

Editor: Zabur Anjasfianto
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved