Jelang Jadi Rakyat Biasa, JK di Mata Ex-Ajudan: Jujur Bukan Pria Romantis, Ini Kesan Istri Jokowi

“Beliau (JK) selalu merasa cukup dengan kebutuhan hidup bukan keinginan hidup.” kata Husain Abdullah, Sabtu (19/10/2019).

Jelang Jadi Rakyat Biasa, JK di Mata Ex-Ajudan: Jujur Bukan Pria Romantis, Ini Kesan Istri Jokowi
kompas.com
President Joko Widodo hugged the Vice President, Jusuf Kalla, in a cabinet meeting at the State Palace, Jakarta, Friday (10/18/2019). 

TRIBUN.BATAM.ID — Kurang 24 jam, tepatnya MInggu 20 Oktober 2019 siang, M Jusuf Kalla (77), mengakhir jabatan sebagai Wakil Presiden RI.

Jabatannya dilanjutkan Wapres ke-13 RI, KH Ma'ruf Amin (76 tahun), usai penyumpahan jabatan bersama Presiden Joko Widodo di Gedung Nusantara MPR/DPR-RI, Senayan, Jakarta.

Mantan Ketua Umum DPP Golkar (2004-2009) dan Menkokesra (2001-2004) ini kembali jadi rakyat biasa.

Khas pria Bugis, JK adalah persona yang simpel.

Elek Yo Band Alunkan My Way, Sri Mulyani Minta Maaf ke Jokowi-JK: Mungkin Kami Nakal

Ikuti Jejak Hatta, JK Sosok Wapres Terlama Indonesia yang Selalu Bawa Buku UUD 1945

JK, kata “ajudan abadinya”, Komjen Pol Syafruddin Kambo adalah persona yang ikhlas dalam bekerja dan jujur.

"Jujur kepada diri sendiri, kepada orang sekitar, kepada bawahan, dan kepada orang banyak." kata Syafruddin yang sejak tahun 2004-2009 jadi ajudan Kalla di Istana Wakil Presiden.

Menurutnya, apa yang ada dalam pikiran, hatinya, dan bibirnya sama dengan yang dia perbuat. “Beliau guru, sahabat, teman diskusi, sekaligus idola saya,” kata MenPAN-RB ini, dalam sebuah wawancara khusus, dengan UPI Show Rabu (16/10/2019) lalu. 

Staf Khusus dan Juru Bicara Istana Wapres Husain ‘Uceng’ Abdullah menyebut atasannya ini sosok sederhana dalam hidup sehari-hari.

“Beliau selalu merasa cukup dengan kebutuhan hidup bukan keinginan hidup.” kata Husain Abdullah, Sabtu (19/10/2019).

Uceng bercerita, JK itu banyak akal, semua orang tahu. Pengabdiannya untuk bangsa ini, juga tak disangsikan lagi.

Mungkin karena jujur kepada, dia bahkan pernah berterus terang dirinya bukan "tidak romantis."

Setidaknya ini diungkap sendiri oleh JK saat membacakan bagian akhir puisi 3 halamannya, di peringatan HUT Emas (50 tahun) Pernikahan dengan Mufidah Jusuf di Hotel Dharmawangsa, Kebayoran Baru, Jakarta, Minggu (27/8/2017) malam lalu.

Cerita laiknya berita jurnalis yang dikemas dalam bahas ringan, lugas, dan khas JK, enak. Humoris.

Begini kutipan Baca juga Isi Puisi lengkap JK ke istrinya. itu:

 Orang bugis tak fasih berkata kata indah. Kecintaannya ditunjukkan dari perilaku, bahasa tubuh, dan senyumnya. Untuk romantic pun aku tak pandai ucapkan dengan kata-kata. Karena itu aku minta maaf kepadamu, karena selama 50 tahun aku tak pernah memberi bunga sambil mengucapkan i love you.

Ternyata, JK (memang) tak pandai merangkai kata Indah. Memang, JK  tak ada bakat dan darah seni yang mengalir di darahnya. JK sejati adalah aktivis, saudagar, pelobi, dengan gelar doktorandus, yang pernah jadi dosen ekonomi sebagai "alasan" untuk melihat "pacarnya", Ida.

 Dan ternyata, tulisan tangan yang dia sebut puisi justru tak ubahnya cerita superrealis.

Dan, puisi yang dia beri judul, "Setengah Abad yang Indah" itu ternyata dibuat selama 3 hari.

"Dulu Pak JK sempat berdiam 3 hari di kantor. Tak terima tamu dan tak mau diganggu. Eh, Ternyata Bapak mempersiapkan pidato perkawinan emasnya. Dan dalam pidatonya,” Pak JK justru berkata 'maafkan saya tidak pernah mengucapkan i love you padamu', untuk istrinya, ujar Husain Abdullah, jubir istana wakil presiden, Rabu (16/10/2019) lalu.

Editor: thamzil thahir
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved