BATAM TERKINI

Kapal Buatan Anak Batam Mampu Berlayar di Samudra 28 Hari

Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI meluncurkan 3 unit Kapal Negara (KN) di Galangan PT Citra Shipyard, Tanjunguncang, Jumat (18/10/2019).

Kapal Buatan Anak Batam Mampu Berlayar di Samudra 28 Hari
TRIBUNBATAM.ID/BERES LUMBANTOBING
Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI meluncurkan 3 unit Kapal Negara (KN) di Galangan PT Citra Shipyard, Tanjunguncang, Batam, Jumat (18/10/2019). 

Kapal Buatan Anak Batam Mampu Berlayar di Samudra 28 Hari

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI meluncurkan 3 unit Kapal Negara (KN) di Galangan PT Citra Shipyard, Tanjunguncang, Jumat (18/10/2019).

Adapun 3 unit kapal negara yang diluncurkan tersebut, yakni Kapal Pulau Nipa 321, Kapal Pulau Dana 323, Kapal Marore 322.

Peluncuran kapal itu dipimpin langsung oleh Kepala Bakamla RI, Laksamana Madya Taufieqoerrochman.

Tampak hadir beberapa pejabat tinggi dari Pemerintahan Provinsi Kepri.

Tiga unit Kapal Negara (KN) yang diluncurkan oleh Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI diperuntukkan untuk memperkuat patroli penjagaan di perairan Kepri, Selat Malaka, Laut Cina Selatan.

Kapal buatan anak negeri itu dikerjakan oleh PT Citra Shipyard galangan Tanjunguncang, Batam.

7 Fakta Kecanggihan 3 Kapal Baru Bakamla RI, Karya Anak Bangsa, Dapat Berlayar 28 Hari Nonstop

Komandan Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI, Laksamana Madya TNI Taufieqoerrochman mengatakan peluncuran kapal negara tersebut guna menjaga pertahanan laut Indonesia.

“Adanya 3 unit kapal ini yang baru saja diluncurkan membuat Bakamla kini memiliki 10 unit KN. Namun hal ini masih jauh dari kebutuhan kita. Sedikitnya jika bergambar dengan kondisi laut kita, Bakamla harus memiliki 77 unit KN, artinya kita masih kurang 67 lagi,” ungkap Taufiq usai memimpin peluncuran KN di PT Citra Shipyard Galangan Tanjunguncang, Batam, Jumat (18/10/2019).

Jadi, lanjut dia, untuk mengakomodir wilayah perairan perbatasan RI, nanti 3 unit kapal yang diluncurkan itu penempatannya akan dinamis, namun lebih fokus menjaga perairan Selat Malaka, Laut Cina Selatan, sesuai jalur teritorial Indonesia.

Halaman
123
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved