Setelah Wishnutama, Erick Thohir Hadir di Istana Kepresidenan, Simak Profil Pengusaha Sukses Ini
Pengusaha Erick Thohir hadir ke Istana Kepresidenan Pagi ini (21/10/2019). Kehadirannya bertepatan dengan pengumuman Kabinet Jokowi - Ma'ruf .
TRIBUNBATAM.id--Pengusaha Erick Thohir hadir ke Istana Kepresidenan Pagi ini (21/10/2019).
Kehadirannya bertepatan dengan perkenalan calon-calon menteri Kabinet Jokowi - Ma'ruf periode 2019-2024.
Pantauan Tribun Batam melalui tayangan Live Kompas TV, Erick Thohir tiba di komplek istana sekitar pukul 11.12 WIB.
Memakai kemeja putih, Erick hadir setelah Wishnutama.
Sebelum Erick dan Wishnutama, Mahfud MD, Nadiem Makarim, Christiany Eugenia, dan Tetty Paruntu juga hadir terlebih dahulu ke Istana Kepresidenan penuhi panggilan Jokowi.
• Kerap Bungkam Soal Pernikahan Keduanya, Foto Nikah Ahok BTP & Puput Nastiti Devi Akhirnya Terungkap
• Tawarkan Beasiswa Kuliah S1 Hingga S3 di Amerika Serikat, Ini Cara Pendaftaran Program ISW
• SOSOK Nadiem Makarim, Dipanggil ke Istana Jelang Pengunguman Menteri, Jusuf Kalla Sempat Tak Setuju?
Dengan senyumnya, Erick terus berjalan memasuki Istana.
Dilirik Jokowi, simak profil lengkap Erick Thohir yang Dilansir Tribun Batam dari Kompasiana.com
Erick Thohir lahir di Jakarta, Indonesia, 30 Mei 1970.
Ia merupakan seorang pengusaha asal Indonesia dan merupakan salah satu pendiri Mahaka Media.
Ia menjadi terkenal karena aktivitas bisnisnya di bidang olahraga.
Kehidupan pribadi, Erick adalah anak dari Teddy Thohir, salah satu pemilik (co-owner) dari grup Astra International bersama William Soeryadjaya.
Saudaranya, Garibaldi "Boy" Thohir, adalah seorang bankir investasi.
Ia juga memiliki kakak perempuan bernama Rika. Tohir kecil turut membantu bisnis keluarga.
• Termasuk Kantin Staff, Inilah 3 Tempat Makan Murah Meriah di Bandara Changi Singapura
Pendidikan
Pada tahun 1993 Erick lulus program Master untuk Administrasi Bisnis (Master of Business Administration) dari Universitas Nasional California, Amerika Serikat, sebelumnya gelar sarjananya (Bachelor of Arts) diperoleh dari Glendale University
Bisnis
I. Media
Sekembalinya ke Indonesia, bersama Wisnu Wardhana dan R. Harry Zulnardy, ia mendirikan Mahaka Group.
Perusahaan ini membeli Republika pada tahun 2001 saat berada di ambang kebangkrutan.
Karena belum berpengalaman di bisnis media, ia mendapat bimbingan dari ayahnya serta Jakob Oetama dari Kompas dan Dahlan Iskan dari Jawa Pos. Erick menjadi Presiden Direktur PT Mahaka Media hingga 30 Juni 2008, ia kemudian menjabat sebagai komisioner sejak Juni 2010 hingga kini.
Mahaka Group kemudian membeli pula Harian Indonesia dan diterbitkan ulang dengan nama Sin Chew-Harian Indonesia dengan konten editorial dan pengelolaan dari Sin Chew Media Corporation Berhad yang berbasis di Kuala Lumpur, Malaysia.
Media ini kemudian dikelola secara independen oleh PT Emas Dua Ribu, mitra perusahaan Mahaka Media.
Erick juga menjabat sebagai Ketua Komite Konten dan Industri Aplikasi untuk Kamar Dagang Industri (KADIN).
Hingga 2009, Grup Mahaka telah berkembang dan menguasai majalah a+, Parents Indonesia, dan Golf Digest; Sementara untuk bisnis media surat kabar: Sin Chew Indonesia dan Republika; Stasiun TV: JakTV, stasiun radio GEN 98.7 FM, Prambors FM, Delta FM, dan FeMale Radio.
Selain di bidang media Erick juga memiliki usaha di bidang periklanan, jual-beli tiket, serta desain situs web.
Ia juga pendiri dari organisasi amal "Darma Bakti Mahaka Foundation" dan "Dompet Dhuafa Republika", serta menjadi Presiden Direktur VIVA grup, dan Beyond Media.
II. Olahraga
Erick yang gemar bola basket pernah menjabat sebagai Ketua Umum PERBASI periode 2006–2010 dan menjabat sebagai Presiden Asosiasi Bola Basket Asia Tenggara(SEABA) selama dua kali, yaitu periode 2006–2010 dan 2010–2014.
Tahun 2012 Erick dipercaya sebagai Komandan Kontingen Indonesia untuk Olimpiade London 2012.
Juga pada tahun 2012, Thohir dan Levien menjadi pemilik saham mayoritas sebuah klub Major League Soccer, D.C. United.
Transaksi ini membuatnya dikenal sebagai orang Asia pertama yang memiliki Tim Basket NBA setelah ia membeli saham dari Philadelphia 76ers.
Pada tahun 2013, Erick menawarkan dana sejumlah 250 hingga 300 juta Euro (2,8-3,2 triliun Rupiah) untuk membeli 80 persen saham dari klub sepak bola Italia Internazionale Milano atau yang lebih dikenal dengan nama Inter Milan setelah berdiskusi dengan pemiliknya, Massimo Moratti.
Meskipun ia dan Moratti tidak mengakui bahwa pertemuan mereka berkaitan tentang rencana pembelian saham Inter Milan, namun sejumlah media di Italia mengabarkan bahwa Thohir sudah selangkah lagi mendapatkan 70% saham Inter.
Pada hari Selasa, 15 Oktober 2013, bertepatan dengan hari raya Idul Adha 1434H.
Inter sudah resmi milik Erick Thohir, meskipun secara efektif Thohir hanya menguasai 70%, Moratti 30%, dan sisanya dibagi ke pemegang saham mayoritas International Sports Capital (ISC).
Bersama rekannya yaitu Rosan Roeslani dan Handy Soetedjo.
Pada hari Jum'at, 15 November 2013, Thohir resmi menjabat sebagai presiden klub Inter Milan yang baru.
menggantikan Moratti, sementara Moratti menjadi Presiden Kehormatan Inter.
Ia tidak sendirian mengakuisisi Inter Milan. Tergabung dalam International Sports Capital (ISC), ia membeli Nerazzurri bersama Rosan Roeslani dan Handy Soetedjo.
III. Restoran
Ia juga memiliki beberapa restoran, diantaranya: Hanamasa dan Pronto yang merupakan salah satu warisan bisnis dari ayahnya.
IV. Penulis
Erick Thohir juga menjadi penulis buku yang berjudul Pers Indonesia di Mata Saya yang diluncurkan tahun 2011 oleh penerbit Republika.
V. Kepemilikan Club Olahraga
Klub Bola basket
- Philadelphia 76ers (NBA)
- Satria Muda dan Indonesia Warriors (kompetisi ABL)
Klub sepak bola
- D.C. United
- Inter Milan
• Wishnutama , Pendiri NET TV Hadir di Istana Kepresidenan, Gabung Kabinet Jokowi-Maruf?
• Prabowo Subianto Tolak Salaman Grace Natalie di Pelantikan Presiden & Wakil Presiden, Videonya Viral
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/erick-tiba-di-istana.jpg)