KABINET JOKOWI 2019

Diundang Jokowi ke Istana Negara, Prabowo Subianto Mengaku Diminta jadi Menhan

Diundang Jokowi ke Istana Negara, Prabowo Subianto Mengaku Diminta jadi Menhan

Diundang Jokowi ke Istana Negara, Prabowo Subianto Mengaku Diminta jadi Menhan
Tangkapan Kompas TV
Diundang Jokowi ke Istana Negara, Prabowo Subianto Mengaku Diminta jadi Menhan 
Diundang Jokowi ke Istana Negara, Prabowo Subianto Mengaku Diminta jadi Menhan

Dilansir TribunWow.com, hal itu Prabowo Subianto sampaikan setelah bertemu dengan Jokowi di Istana Negara, Senin (21/10/2019.

Dikutip dari tayangan YouTube metrotvnews, Prabowo diketahui tiba di Istana Negara pukul 16.07 didampingi Waketum Gerindra Edhy Prabowo yang juga ditunjuk jadi menteri.

Hasil Lengkap Liga 2 2019 Setelah PSIM Yogyakarta Dibungkam Persis Solo, Daftar Klub Lolos 8 Besar

Tumbangkan PSIM Yogyakarta Dikandang, Persis Solo Gagal Lolos Babak 8 Besar Liga 2 2019

Besok Pagi Serah Terima Jabatan 10 Perwira Polresta Barelang, Ini Nama-nama Perwira yang Menjabat

Berbeda dengan para tokoh lainnya yang dipanggil, Prabowo Subianto diizinkan Jokowi mengumumkan posisi yang ditawarkan, yakni bidang pertahanan.

Awalnya, Prabowo yang didampingi Edhy tampak keluar dari gerbang Istana Negara dan disambut oleh awak media.

"Saudara-saudara sekalian, saya baru saja menghadap Bapak Presiden Republik Indonesia yang baru kemarin dilantik," ujar Prabowo.

Prabowo mengaku dirinya dan Edhy diminta Jokowi untuk ikut dalam Kabinet Kementerian Jilid II.

"Saya bersama saudara Edhy Prabowo, kami diminta untuk memperkuat kabinet Beliau," tutur Prabowo.

Prabowo sebelumnya sudah sempat menyebut dirinya akan bersedia jika diminta untuk membantu pemerintah.

"Saya sudah sampaikan keputusan kami dari Partai Gerindra apabila diminta kami siap membantu dan hari ini resmi diminta dan kami sudah sanggupi untuk membantu," kata Prabowo.

Prabowo membeberkan Jokowi menjadikan dirinya calon Menhan.

"Saya beliau izinkan untuk menyampaikan bahwa saya diminta membantu Beliau di bidang pertahanan," aku Prabowo.

Untuk itu, Prabowo berjanji akan membantu pemerintah untuk mencapai tujuan demi kemajuan dan keamanan bangsa.

"Jadi tadi Beliau memberi beberapa pengarahan dan saya akan bekerja sekeras mungkin, untuk mencapai sasaran-sasaran dan harapan-harapan yang ditentukan," pungkasnya.

Untuk jabatan menteri apa yang akan diemban Edhy, Prabowo menyebut Jokowi yang akan mengumumkannya Rabu (23/10/2019).

Berikut siaran langsungnya:

Pendapat Fadli Zon

Wakil Ketua Umum Gerindra, Fadli Zon angkat bicara terkait kabar Prabowo disebut menjadi Menhan.

Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Fadli Zon memberikan jawaban yang mengambang.

Dia tidak mengiyakan kabar tersebut, namun tak juga membantahnya.

"Nanti, kita lihat saja," ucap Fadli Zon singkat saat dijumpai di Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2019).

Pada kesempatan itu, wartawan sempat bertanya pada Fadli Zon soal Prabowo pernah menyinggung Mantan Presiden Amerika Serikat, Abraham Lincoln yang pernah memberikan jabatan pada sang rival, William Seward.

Hal itu pernah disampaikan Prabowo di rumahnya, Hambalang, Bogor.

Fadli Zon menilai, hal itu hanyalah perumpamaan.

Hal itu diumpakan untuk menjelaskan bahwa kepentingan bangsa lebih penting dari pada kepentingan kelompok.

"Itu perumpamaan bahwa di dalam politik ada kepentingan yang lebih besar, yaitu kepentingan nasional."

"Kadang-kadang kita harus mengorbankan kepentingan kelompok, kepentingan partai untuk kepentingan yang lebih besar, itu maknanya," jelas dia.

Lantas, Mantan Wakil Ketua DPR ini berpendapat bahwa keputusan menteri merupakan hak prerogatif presiden.

"Saya kira, kalau soal kementerian itu kan urusan presiden, jadi saya kira menteri itu kan pembantunya presiden, jadi kita serahkan kepada Presiden Jokowi untuk bentuk kabinet,” lanjutnya.

Sedangkan, perihal Gerindra nantinya jadi partai oposisi atau koalisi, Fadli Zon mengaku belum tahu.

Pihaknya akan menyerahkan keputusan pada Prabowo sebagai Ketua Umumnya.

"Ya belum tahu, kita lihat nanti semuanya dari sisi Gerindra, kita sudah serahkan kepada Pak Prabowo untuk mengambil sikap, baik itu berkoalisi atau berada di luar pemerintah," ucap dia.

Sejumlah Tokoh ke Istana Negara

Sementara itu, satu per satu para tokoh yang digadang jadi menteri Jokowi hadir di Istana mengenakan kemeja putih, Senin (20/10/2019).

Mereka yang sudah dipanggil Jokowi di antaranya;

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD

Mantan Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Erick Thohir

Komisaris Net TV Wishnutama

Pendiri Go-Jek Nadiem Makarim

Kapolri Jendral Tito Karnavian

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto

Menteri Sekretaris Negara pada kabinet kerja 2019-2024 Pratikno

Komisaris Utama Adhi Karya Fadjroel Rahman

Mantan Staf Khusus Presiden Nico Harjanto

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo

(TribunWow.com/Ifa Nabila/Mariah Gipty

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Mengaku Diminta Jadi Menhan Jokowi, Prabowo: Saya akan Bekerja Sekeras Mungkin

Editor: Danang Setiawan
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved