Jumat, 1 Mei 2026

Hari Santri 2019, Daftar Menteri Jokowi yang Pernah Jadi Santri

Hari Santri Nasional 2019 diperingati hari ini Selasa 22 Oktober 2019 atau bertepatan satu hari jelang pengumuman kabinet Jokowi-Maruf Amin.

Tayang:
Instagram/darwis_triadi
Foto resmi Presiden Joko Widodo & Wakil Presiden Ma'ruf Amin 

TRIBUNBATAM.id - Hari Santri Nasional 2019 diperingati hari ini Selasa 22 Oktober 2019 atau bertepatan satu hari jelang pengumuman kabinet Jokowi-Maruf Amin.

Jokowi sudah membocorkan susunan kabinet akan diisi dari berbagai kalangan mulai dari TNI hingga santri.

Dlam kabinet Jokowi periode pertama, memang ada santri yang menjadi menteri atau pejabat setingkat menteri.

Peluang santri kembali masuk kabinet Jokowi sangat terbuka mengingat Wapres KH Maruf Amin juga merupakan santri.

Dilansir dari Tribun Manado, 22 Oktober 2019 merupakan Hari Santri Nasional yang ke-4 sejak ditetapkan pada 2015.

Presiden Joko Widodo menetapkan Hari Santri Nasional berdasarkan Keppres Nomor 22 tahun 2015.

Hari Santri Nasional ini merupakan penghargaan pemerintah terhadap peran para santri yang ikut memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Peringatan Hari Santri Nasional di Parepare dihadiri ribuan orang dari kalangan pelajar, santri, pemuda dan organisasi islam, Senin (22/10/2018).
Peringatan Hari Santri Nasional di Parepare dihadiri ribuan orang dari kalangan pelajar, santri, pemuda dan organisasi islam, Senin (22/10/2018). (mulyadi/tribunparepare.com)

Sejarah telah mencatat bahwa para santri telah mewakafkan hidupnya untuk memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Kini para santri diharapkan dapat meneladani semangat jihad cinta tanah air, rela berkorban untuk bangsa dan negara sebab berjuang membela Tanah Air adalah wajib.

Peringatan Hari Santri merupakan penghormatan atas jasa para santri turut berjuang memerdekaan Indonesia dan menumbuhkan rasa patriotisme di kalangan generasi bangsa Indonesia.

Santri Jadi Menteri Jokowi

1. Menteri Tenaga Kerja Hanif Dakhiri

Menteri Tenaga Kerja dan transmigrasi (Menakertrans) Hanif Dhakiri.
Menteri Tenaga Kerja dan transmigrasi (Menakertrans) Hanif Dhakiri. (tribunnews batam/argianto)

Menteri Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dakhiri merupakan politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Hanif Dakhiri lahir di Semarang 6 Juni 1972. 

Semasa kecil, Hanif mengenyam pendidikan pondok pesantren di SMA Al-Muayyad, yang berada di lingkungan Pondok Pesantren Al Muayyad Solo.

Semasa kuliah, Hanif aktif dalam organisasi di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di Komisariat IAIN Salatiga hingga 1992.

Karier politiknya dimulai saat bergabung dengan PKB pada 1998 dan akhirnya ditunjuk menjadi Menteri Ketenagakerjaan pada 2014.

Mungkinkah Hani Dhakiri masih dipakai Jokowi pada kabinet selanjutnya? Kita tunggu saja.

2. Menpora Imam Nahrawi

Menpora Imam Nahrawi
Menpora Imam Nahrawi (Tribunnews.com/Majid)


Menpora Imam Nahrawi juga pernah mengenyam pendidikan pesantren.

Imam Nahrawi merupakan Alumni Pondok Pesantren Al Kholiliyah An Nuroniyah, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.

Terobosan yang ia lakukan yakni membuat Liga Santri Nusantara.

Liga Santri Nusantara adalah kompetisi sepak bola tingkat nasional yang pesertanya berasal dari pesantren seluruh Indonesia, setelah melalui babak kualifikasi.

Penyelenggara perhelatan ini adalah Rabithah Ma’ahid Islamiah (RMI) NU bekerjasama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.

3. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin

Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin.
Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin. (Kompas.com/SABRINA ASRIL)


Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin juga seorang santri.

Sebelum masuk kabinet Jokowi, Lukman Hakim Saifuddin juga menjadi Menteri Agama di era Susilo Bambang Yudhoyono.

Jokowi mempertahankan Lukman Hakim menjadi menteri agama di eranya.

Lukman Hakim adalah alumni Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor.

Karier politik melesat saat bergabung dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

4. Menristekdikti M Nasir

Menristekdikti Mohamad Nasir mengumumkan pemeringkatan perguruan tinggi Indonesia tahun 2019
Menristekdikti Mohamad Nasir mengumumkan pemeringkatan perguruan tinggi Indonesia tahun 2019 (DOK. KEMENRISTEKDIKTI)

Presiden Joko Widodo melantik Muhammad Nasir sebagai Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) atau pos baru dalam kementerian Jokowi periode pertama.

Muhammad Nasir merupakan alumni Pondok Pesantren Mambaul Ilmi Asy-syar’y Sarang, Rembang, Jawa Tengah serta Pondok Pesantren Al-Islah, Kediri.

Sebelum menjabat Menristekdikti, ia adalah Rektor Universitas Diponegoro.

Presiden Jokowi rencananya akan mengumumkan susunan kabinet pada Rabu (23/10/2019).

Apakah akan ada santri yang menjadi menteri Jokowi? 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved