Wakil Walikota Batam: Penertiban Pasar Induk Jodoh Setelah Kabinet Jokowi-Ma'ruf Rampung

Amsakar mengatakan, tujuan kedatangannya hanya untuk memastikan dan melihat kondisi terkini para pedagang di sana.

Wakil Walikota Batam: Penertiban Pasar Induk Jodoh Setelah Kabinet Jokowi-Ma'ruf Rampung
TRIBUNBATAM.ID/DEWI HARYATI
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad dan rombongan, sidak ke lokasi pasar induk Jodoh, dan bangunan pasar yang akan menjadi relokasi pedagang pasar induk, Selasa (22/10/2019). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Tak sampai setengah jam, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke bangunan Pasar Induk Jodoh dan lokasi bangunan baru yang akan ditempati para pedagang sementara.

Penertiban pusat ekonomi rakyat di timur Batam Center ini, dijadwalkan akhir Oktober 2019, atau setelah penguman Kabinet Jokowi-Ma'ruf, rampung.

Amsakar mengatakan, tujuan kedatangannya hanya untuk memastikan dan melihat kondisi terkini para pedagang di sana.

Sebelumnya, Amsakar maupun dari pihak Pemko Batam sudah sering kali turun ke lapangan meninjau bangunan pasar.

"Setelah kita cek, prinsipnya semua pedagang sudah terdata semua. Kios-kios sudah diundi akan ditempati siapa. Tinggal pembersihannya saja lagi," kata Amsakar, Selasa (22/10) di lokasi kegiatan.

Dari diskusi singkat tadi dengan beberapa pihak di sana, mereka sepakat lokasi bangunan pasar induk Jodoh mesti ditata ulang dan dibuat lebih baik. Itu seiring perkembangan Kota Batam saat ini yang menuju ke arah lebih baik.

Untuk kios-kios bangunan yang banyak kosong, Amsakar mengatakan, karena pedagang memang belum dipindahkan ke sana. Meski begitu, secara umum menurutnya, sudah tidak ada persoalan lagi di lapangan terkait pemindahan pedagang ke lokasi baru sementara.

IHSG HARI INI - Menguat ke 6.225 pada akhir perdagangan Selasa (22/10)

Terungkap, Ini Mobil Kesukaan Menteri Keuangan Sri Mulyani

 

Dari sekitar 186 pedagang di sana, kios bangunan yang sudah disiapkan ada sekitar 200an. Persoalan terkait gudang, mushalla dan air juga sudah diselesaikan.

"Dulu ada masalah tak tersedia gudang, gudang kita bangun. Ada lagi tempat salat, mushalla kita bangun. Jadi aspirasi dari pedagang sudah terakomodir," ujarnya.

Amsakar berharap, pekan depan eksekusi terhadap pasar induk bisa dilakukan. Bahkan jika memungkinkan bisa Sabtu ini. Tentunya, dari Pemko Batam akan berkoordinasi lagi dengan tim terpadu Kota Batam, di dalamnya ada dari Polresta Barelang, TNI dan beberapa pihak terkait lainnya.

Sementara itu, terkait harga sewa yang diberlakukan terhadap kios tersebut, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam, Gustian Riau mengatakan, prinsipnya sudah tak ada masalah lagi.

"Semua sudah pada bayar dan tinggal pindah saja. 186 ini untuk pedagang yang ada di kawasan pasar induk dan di pinggir jalan ini," kata Gustian.

Pantauan Tribun di lapangan, bangunan pasar induk kian memperhatikan. Bangunan pasar tak terawat, banyak atap yang terbuka. Sedangkan lingkungan di sekitarnya, kurang bersih. Apalagi jika turun hujan. (wie)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved