4 Turis Asing Selundupkan Kokain ke Bali, Diancam Hukuman Mati, Ahli Kecantikan Rusia Terlibat

Empat wisatawan asing dihadapkan pada hukuman mati karena diduga mencoba menyelundupkan kokain dan kristal met ke pulau resor, Bali.

4 Turis Asing Selundupkan Kokain ke Bali, Diancam Hukuman Mati, Ahli Kecantikan Rusia Terlibat
Istimewa
Illustration of Drugs 

TRIBUNBATAM.id, UK - Empat wisatawan asing menghadapi hukuman mati karena diduga mencoba menyelundupkan kokain dan kristal met ke pulau resor Bali

Kepala bea cukai bandara Ngurah Rai Bali, Indonesia, mengatakan tersangka terdiri dari seorang wanita ahli kecantikan Rusia, seorang warga Prancis dan dua wanita asal  Thailand ditangkap awal bulan ini. 

Keempat wisatawan tersebut mengenakan pakaian penjara, digiring di depan para wartawan pada hari Senin - dan telah diberitakan bahwa mereka besar kemungkinan akan mendapat hukuman penjara untuk waktu yang lama atau bahkan di vonis hukuman mati. 

Seorang ahli kecantikan asal Rusia - yang diidentifikasi bernama Tatiana Firsova (37) diancam penjara selama 15 tahun jika ia dinyatakan bersalah karena telah menyembunyikan seberat 6,6 gram obat-obatan Kelas A di dalam ponselnya. 

Kader Golkar Jadi Ketua Dewan Kawasan, Rudi Minta Izin di Batam Bisa dipermudah

Media lokal memberitakan,  staf bandara Ngurah Rai Bali yang telah memindai ponselnya dan menemukan kokain yang disembunyikan dalam sebuah tabung transparan berukuran kecil. 

Dua warga negara Thailand - yang diidentifikasi bernama Kasarin Khamkhao dan Sanicha Maneetes - tiba dalam penerbangan dari Bangkok di mana para petugas bandara menemukan hampir satu kilogram metamfetamin yang disembunyikan di bawah pakaian mereka. 

Kedua tersangka yang merupakan seorang petugas kebersihan dan karyawan dari sebuah toko rental sepeda motor di Thailand, bisa menerima ancaman dari regu tembak jika mereka dinyatakan bersalah di negara mayoritas Muslim, yang memiliki beberapa aturan dan undang-undang yang terkenal paling keras di dunia terkait masalah narkoba. 

This is the Reason of President Joko Widodo to Choose Prabowo to Become the Minister of Defense

Warga Prancis, Olivier Jover, ditangkap di Bali setelah satu paket yang dikirim dari negara asalnya yang berisi 22,5 gram kokain tiba di bandara Bali

Indonesia memiliki undang-undang yang sangat ketat terkait narkoba, dan para penyelundup yang dihukum akan dieksekusi sesuai dengan aturan negara. 

Lebih dari 150 tersangka saat ini berada diambang hukuman mati, sebagian besar adalah karena kejahatan narkoba. Sekitar sepertiga dari mereka adalah warga negara asing.

Pada bulan Mei, seorang warga Prancis dijatuhi hukuman mati di Lombok, karena kedapatan telah menyelundupkan 3 kilogram ekstasi.  

Rabu lalu, pengadilan Bali kembali menghukum dua orang warga asal Thailand dengan hukuman penjara 16 tahun karena menyelundupkan 2,2 pon metamfetamin. (liasd) 

Ada Keretakan di Bagian Kepala Tengkorak, Kapolres Karimun Belum Pastikan Itu Tanda Kekerasan

Arif Nahari Lepas 550 Peserta Jelajah Kapal Kepahlawanan di Dermaga Fasharkan Mentigi Bintan

Airlangga Hartarto Jabat Ketua Dewan Kawasan, Kepala BP Batam Minta Izin Dipermudah

Penulis: Lia Sisvita Dinatri
Editor: Lia Sisvita Dinatri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved