Tito Karnavian Mundur dari Kapolri, Pengamat: Situasi Internal Polri Mirip Era Timur Pradopo

Tito Karnavian Mundur dari Kapolri, Pengamat: Situasi Internal Polri Mirip Era Timur Pradopo

Tito Karnavian Mundur dari Kapolri, Pengamat: Situasi Internal Polri Mirip Era Timur Pradopo
Kompas TV
Tito Karnavian di Istana Kepresidenan 


TRIBUNBATAM.id, JAKARTA -
Rotasi jabatan di internal lembaga Polri akan dilakukan menyusul pindah tugasnya Tito Karnavian dari posisi Kapolri.

Wakapolri Komisaris Jenderal Ari Dono Sukmanto akan menjabat Pelaksana Tugas (Plt) Kapolri menggantikan Jenderal Tito Karnavian yang diberhentikan Presiden Joko Widodo.

Analis dari Indonesian Public Institute (IPI), Karyono Wibowo, menyarankan untuk posisi Wakapolri pengganti Ari Dono ditempati oleh Komisaris Jenderal Polisi Agung Budi Maryoto yang saat ini menjabat Kabaintelkam (Kepala Badan Intelijen dan Keamanan).

Posisi Kabaintelkam, kata dia, lebih cocok ditempati oleh Inspektur Jenderal Polisi Agus Andrianto yang saat ini menjabat Kapolda Sumatera Utara.

Gantikan Tito Karnavian Jika Jabat Menteri, 4 Jenderal Polisi Ini Berpeluang Jabat Kapolri

Daftar 12 Menteri Lama yang Dipertahankan Jokowi, dari Susi Pudjiastuti hingga Sri Mulyani

Hasil Liga Champions 2019 - Menang Dramatis! Juventus Tekuk Lokomotiv Moskva Berkat Brace Dybala

Link Live Streaming Persela Lamongan vs Persebaya Surabaya Liga 1 2019, Kick Off 15.30 WIB

Adapun, Inspektur Jenderal Polisi Muhammad Iqbal, yang semula menjabat sebagai Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri kemungkinan besar akan ditempatkan sebagai Kapolda Jawa Timur.

"Untuk Irjen Pol M. Iqbal ditempatkan sebagai Kapolda Jawa Timur," kata Karyono, Selasa (22/10/2019).

Dia menilai M Iqbal tepat menempati posisi sebagai Kapolda Jawa Timur. Hal ini, karena mantan kabid humas Polda Metro Jaya itu pernah menjabat sebagai Kapolrestabes Surabaya (2016) dan Wakapolda Jawa Timur (2018).

Dia mengungkapkan rotasi dalam skala besar di internal Polri pernah terjadi pada 2010. Pada saat itu, Negara Indonesia masih dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Pada 2010 lalu, Timur Pradopo terpilih sebagai Kapolri. Timur yang waktu itu menjabat Kapolda Metro Jaya diangkat menjadi Kabaharkam dan beberapa saat kemudian dipilih Presiden sebagai Kapolri.

Timur hanya dalam rentang waktu 18 hari, bintang di pundaknya bertambah dua. Selepas naik menjadi Komjen atau bintang tiga pada 4 Oktober 2010, Timur naik jadi bintang empat pada 22 Oktober.
Kenaikan pangkat itu berbarengan dengan pelantikannya sebagai Kapolri oleh Presiden SBY.

Halaman
12
Editor: Danang Setiawan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved