TRIBUNBATAM.id - Kehadiran CEOGoJek,Nadiem Makarimke Istana Negara pada Senin, 21 Oktober 2019 kemarin cukup mengejutkan banyak pihak.
Tidak ada yang menyangka bahwa ia dipanggil ke Istana Negara sebagai kandidat Menteri.
Kini, Nadiem resmi menjabat menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan usai disahkan oleh Presiden Joko Widodo pada Rabu, 23 Oktober 2019.
Sebelumnya beredar kabar bahwa ia akan ditunjuk menjadi Menteri Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) atau Menteri Pendidikan.
Kini teka-teki terjawab sudah pasca perkenalan oleh Jokowi di depan awak media.
Berkaitan dengan jabatan baru ini, Nadiem Makarim mengumumkan bahwa ia telah mengundurkan diri dari jabatan eksekutif di GoJek, perusahaan transportasi online yang didirikannya.
Andre Soelistyo dan Kevin Aluwi ditunjuk menjadi co-CEO baru menggantikan Nadiem Makarim.
Pria lulusan Universitas Harvard ini juga cukup disorot karena menjadi Menteri paling muda di Kabinet Indonesia Maju 2019-2024.
“Kita akan membuat terobosan-terobosan yang signifikan dalam pengembangan SDM yang siap kerja, siap berusaha, danlink and matchantara pendidikan dan industri,” pesan Jokowi saat memperkenalkan Nadiem.
Sosok Nadiem memang dikenal erat kaitannya dengan anak muda.
Selain menjadi sosok panutan, generasi milenial cenderung mengenal Nadiem karena perusahaan GoJek yang didirikannya.
Tidak butuh waktu lama untuk membuat Nadiem Makarim viral.
Kata kunci “Mendikbud” langsung menjaditrending topic Twitter untuk kawasan Indonesia hanya beberapa menit setelah ia diperkenalkan.
Bahkan, komentar-komentar lucu netizen langsung bertebaran pasca perkenalan Nadiem.
Seorang pengguna menyebut bahwa pembayaran SPP akan mendapat cashback setelah Nadiem menjadi Menteri.
Pengguna lainnya berseloroh bahwa nilai murid dan guru akan diganti menjadi bintang, layaknya pada aplikasi
Atau menurut pengguna lain yang menyebut bahwa para siswa akan menggunakan Go Ride dan Go Car sebaga alat transportasi utama untuk berangkat dan pulang sekolah.