Kamis, 14 Mei 2026

ANAMBAS TERKINI

Tak Ada Pengadilan, Begini Cara Polisi Satlantas Anambas Hukum Para Pelanggar yang Terjaring Razia

Kisah unik terlihat saat Polisi Anambas menggelar Operasi Zebra Seligi 2019 yakni cara pemberian sanksi bagi para pelanggar aturan lalu lintas.

Tayang:
TRIBUNBATAM.ID/RAHMA TIKA
Operasi Zebra Seligi di depan Pos Lantas, Jembatan SP, Jalan Selayang Pandang, Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Rabu (23/10/2019) 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Kisah unik terlihat saat kepolisian di Indonesia serentak menggelar Operasi Zebra Seligi 2019 termasuk di Anambas.

Pulau yang termasuk pulau terluar di Indonesia tersebut belum memiliki infrastruktur jalan raya yang memadahi seperti jalan raya di kota lain layaknya Batam, Tanjungpinang maupun Bintan.

Berdasarkan hasil pantauan Tribunbatam.id di lokasi razia, beberapa masyarakat yang melintas banyak yang diberhentikan akibat tidak memakai helm dan plat kendaraan bermotor.

 

Kesadaran masyarakat di Anambas dalam mematuhi aturan lalu lintas cukup minim.

Bahkan ada yang dua kali kena teguran tertulis dengan pelanggaran yang sama yakni tidak menggunakan helm.

Operasi Zebra Seligi di depan Pos Lantas, Jembatan SP, Jalan Selayang Pandang, Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas.
Operasi Zebra Seligi di depan Pos Lantas, Jembatan SP, Jalan Selayang Pandang, Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas. (TRIBUNBATAM.ID/RAHMA TIKA)

 Salah satunya Iswandi pengendera motor yang melintasi jembatan SP, terlihat tidak menggunakan helm, dengan alasan yang cukup lumrah yaitu lupa.

"Maaf pak, helm saya ketinggalan, lupa pakai, saya nak kesitu dekat cuma pak," ujar Iswandi kepada satlantas Rian yang memberhentikannya.

 Namun Rian menjelaskan bahwa menggunakan helm dengan jarak jauh maupun dekat perlu diterapkan karena helm sebagai pelindung saat berkendara.

Selain kesadaran pengendara yang tidak menggunakan helm, ada juga pengendara yang berboncengan empat, dengan membawa dua anaknya di bagian depan, serta terlihat pula penumpang di belakang membawa barang yang cukup besar.

Petugas Satlantas bersiap-siap melakukan Operasi Zebra Seligi di Jembatan SP, Jalan Selayang Pandang, Pos Lantas 901, Kelurahan Tarempa,  Kabupaten Kepulauan  Anambas.
Petugas Satlantas bersiap-siap melakukan Operasi Zebra Seligi di Jembatan SP, Jalan Selayang Pandang, Pos Lantas 901, Kelurahan Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas. (TRIBUNBATAM.ID/RAHMA TIKA)

Dan uniknya lagi ada salah satu pengendara yang diberhentikan karena tidak ada plat motor, ternyata plat motor disimpan di dalam jok motor.

Kasatlantas Iptu Boston Butar Butar, menyarankan agar segera dipasang.

"Jangan disimpan ya pak, ini harus dipasang, terus itu surat-surat motor jangan diletakkan di jok, kalau hilang bagaimana, bapak kan bisa pergi ke bengkel sebentar untuk pasang platnya," tutur Boston kepada pengendara.

Pengendara tersebut hanya menggangguk dan langsung tancap gas karena terburu-buru.

Selain itu, pantauan Tribunbatam.id di lapangan, Satuan Lalu Lintas Kepulauan Anambas tidak memberikan tilang melainkan hanya teguran tertulis saja kepada pelanggar lalu lintas.

Tidak Ada Pengadilan

Pelanggaran lalu lintas kebanyakan adalah pengendara bermotor yang tidak menggunakan helm saat berkendara.

Sebanyak 12 personel diturunkan dalam pelaksanaan razia tersebut.

Kasatlantas Iptu Boston Butar Butar selaku pimpinan Operasi Zebra Seligi meyebutkan untuk saat ini pelanggar lalu lintas di Anambas hanya bisa diberi teguran tertulis saja.

"Sebenarnya kan kita harus kasih tilang, cuma kalau di sini pengadilan jauh di Natuna, transportasi ke sana sudah makan waktu banyak, karena di sini kita belum ada pengadilan, jadi ya terpaksa cuma bisa kasih teguran tertulis dulu," terang Boston.

Satlantas mencegat seorang pengendara yang membonceng istri dan dua anaknya.
Satlantas mencegat seorang pengendara yang membonceng istri dan dua anaknya. (TRIBUNBATAM.ID/RAHMA TIKA)

Boston menyebutkan di Anambas sendiri alat pembuatan SIM sudah tersedia, hanya saja terkendala personel dan tempat uji prakteknya.

"Mudah-mudahan tahun depan bisa terealisasi, jaringan sudah oke, baru minggu lalu jaringan SIM sudah sudah ada, alatnya juga sudah ada, kebetulan sekarang lagi upgrade terbaru menjadi Smart SIM, mudah-mudahan nanti kita akan penambahan personil baru," ungkap Boston kepada Tribunbatam.id di lokasi razia, Rabu (23/10/2019).

Dengan adanya razia ini, diharapkan masyarakat dapat mengurangi angka pelanggaran dan menekan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas di jalan umum.

Serta menumbuhkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, kelancaran dan keselamatan dalam berlalu lintas. (tribunbatam.id/Rahma Tika)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved