Bazaar Aneka Buah di Hypermart Diserbu Wisman Singapura dan Malaysia

mayoritas pengunjung warga mancanegara seperti singapura dan malaysia, produk favorit mereka yaitu aneka buah dan juga kebutuhan pokok

Bazaar Aneka Buah di Hypermart Diserbu Wisman Singapura dan Malaysia
TRIBUNBATAM.id/Nabela
Suasana pengunjung yang didominasi oleh warga negara asing saat berbelanja aneka produk bazaar di Mega Mall Batam Centre. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Tanggal 27 Oktober 2019 diketahui sebagai jatuhnya hari Diwali atau perayaan festival cahaya oleh umat Hindu. Di Singapura, hari tersebut ditetapkan sebagai hari libur nasional. 

Salah satu department store di Mega Mall Batam Centre yang menjual beragam produk mulai dari pangan hingga sandang yakni Hypermart memanfaatkan moment perayaan hari libur nasional warga Singapura tersebut. 

Melalui program Bazaar, disampaikan oleh John selaku Supervisor Hypermart mengatakan bahwa sudah 4 hari terhitung sejak tanggal 26 hingga 28 Oktober 2019 pihaknya mengadakan bazaar guna meningkatkan penjualan. 

“Sebelumnya kita sudah komunikasikan ke pihak mall bahwa akan mengadakan bazaar, di bazaar ini kita tawarkan beragam produk mulai dari kebutuhan sehari-hari seperti minyak goreng, tisu, sampai ke aneka buah,” ujarnya, Minggu (28/10/2019). 

BPS Batam Targetkan Hingga 30 Persen Masyarakat Ikuti Sensus Penduduk Online

Siswa SMAN 4 Jakarta Ini Bisa Tirukan Suara Presiden Jokowi dengan Sempurna

 

John mengatakan mayoritas pengunjung yang berbelanja adalah warga mancanegara seperti singapura dan malaysia, produk favorit mereka yaitu aneka buah dan juga kebutuhan pokok seperti minyak goreng. 

Untuk harga buah misalnya, John mengatakan pihaknya menjual dengan harga spesial yakni dengan harga Rp 15 ribuan per kilonya dari harga normal Rp 27 ribuan. 

Tak hanya itu, Anggur Red Globe dijual dengan harga Rp 27 ribuan dari harga Rp 39 ribuan sedangkan untuk buah Pear dibandrol dengan harga Rp 15 ribuan dari harga normal Rp 19 ribuan. 

 “Bazaar ini juga kita adakan di lantai 1 agar memudahkan akses masyarakat untuk berbelanja,” sebut John.

 Dari barang-barang yang diperjual belikan, terdapat informasi harga yang menunjukkan nominal dalam bentuk rupiah, dollar singapura hingga ringgit malaysia. 

 John menyebut, harga tersebut hanya untuk memudahkan para turis untuk berbelanja. 

 “Untuk pembayarannya tetap kita gunakan sistem rupiah,” ucapnya. (Tribunbatam.id/ Nabella Hastin Pinakesti

Penulis: Nabella Hastin Pinakesti
Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved