BATAM TERKINI

Dalang Masih Buron, Driver dan Tukang Masak Jadi Saksi Mahkota Kasus Cyber Crime 10 WNA

Polisi masih memburu Tatok, dalang yang mengendalikan kejahatan siber yang dilakukan puluhan WNA di Batam.

Dalang Masih Buron, Driver dan Tukang Masak Jadi Saksi Mahkota Kasus Cyber Crime 10 WNA
TRIBUNBATAM.id/Beres Lumbantobing
Diduga Lakukan Kasus Penipuan, Puluhan WNA Dikumpulkan di Aula Mapolresta Barelang 

Dalang Masih Buron, Driver dan Tukang Masak Jadi Saksi Mahkota Kasus Cyber Crime 10 WNA 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - 10 warga negara asing (WNA) asal China dan Taiwan masih ditahan di Tahanan Detensi Imigrasi Batam untuk menjalani pemeriksaan terkait kasus hukum kejahatan siber (cyber crime) yang mereka lakukan bersama puluhan WNA lain. 

Kepala Kantor Imigrasi kelas 1 khusus Batam, Agung Lucky, mengatakan setelah melakukan lidik bersama tim kejaksaan hanya 10 orang yang dapat dikenakan sanksi.

"Belum lama ini kembali kita pulangkan 5 orang, jadi yang tersisa 10 orang lagi, mereka ini yang memenuhi unsur pasal 120 untuk diproses hukum," ujarnya belum lama ini.

Maka kami dari pihak Imigrasi, kata Agung akan segera mengirimkan Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke Kejaksaan Negeri Batam.

Sehingga nantinya mereka kita pindahkan, bukan lagi tahanan Imigrasi melainkan tahanan Rutan.

32 WNA Penjahat Siber Dipulangkan, 15 WNA Tunggu Proses Hukum, Polisi Batam Buru Dalang Kejahatan

Sementara, untuk pelaku Tatok, yang merupakan dalang dan otak pelaku yang mengendalikan aktivitas puluhan WNA di Batam, kata Agung, masih buron.

"Kita sudah berkordinasi dengan kejaksaan dan teman-teman polisi untuk mencari keberadaannya," ujarnya.

Kasih Penindakan Imigrasi, Riyan, Senin (28/10/2019) membeberkan bahwa untuk memproses 10 tersangka, pihaknya akan menjadikan tersangka Tatok sebagai saksi mahkota.

Namun, karena Tatok masih buron, maka saat ini, driver dan tukang masak puluhan WNA tersebut kini dijadikan saksi mahkota atas kasus kejahatan internasioal itu. (Tribunbatam.id/Bereslumbantobing)

Penulis: Beres Lumbantobing
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved