Rebutan Tanah Warisan, Dua Keluarga Bacok-bacokan Hingga Merusak Rumah

Gara-gara lahan warisan, dua keluarga di Sidikalang, Kabupaten Dairi, cekcok. Dear Saragih (35), pria warga Jalan Batukapur, Kelurahan Kutagambir, Kec

Rebutan Tanah Warisan, Dua Keluarga Bacok-bacokan Hingga Merusak Rumah
ilustrasi/net
Ilustrasi pembacokan 

TRIBUNBATAM.id - Dua keluarga ribut prihal masalah tanha warisan. 

Kributan tersebut berujung bacok-bacokan hingga pengrusakan rumah.

Gara-gara lahan warisan, dua keluarga di Sidikalang, Kabupaten Dairi, cekcok. Dear Saragih (35), pria warga Jalan Batukapur, Kelurahan Kutagambir, Kecamatan Sidikalang dianiaya oleh adik sepupunya sendiri, berinisial DG (32).

Pelajar SMA Hamili dan Aniaya Pacar, Sandiwara Terbongkar 3 Hari Kemudian

Kasat Lantas Polres Bintan Soroti Jalan Lintas Barat, Ini Penyebabnya

Kedua keluarga ini saling bersikukuh atas lahan seluas 12½ rante atau kurang lebih setengah hektare.

Ditemui Tribun Medan di Mapolres Dairi, Senin (28/10/2019) sore, Dear ditemani abangnya, Jimmy Saragih, mengungkapkan peristiwa itu terjadi pada Minggu (27/10/2019) malam.

Boru Sibarani, lanjut Jimmy, sempat membukakan pintu. Namun, langsung disambut ayunan parang DG.

Beruntung, pembacokan itu gagal karena boru Sibarani cepat-cepat menutup pintu kembali. Tak puas, DG terus membacoki pintu rumah.

Boru Sibarani yang ketakutan kemudian melarikan diri bersama anaknya yang masih kecil lewat pintu belakang ke rumah tetangga.

"Di rumah tetangga itu, istri adikku ini menelepon aku," sambung Jimmy.

Usai menerima telepon dari boru Sibarani, Jimmy langsung bergerak menuju rumah tempat persembunyian adik iparnya itu untuk menjemput dan membawanya ke rumah personel bhabinkamtibmas setempat.

Halaman
123
Editor: Eko Setiawan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved