Wasekjen Demokrat Andi Arief Ungkit Dendam Megawati, Ketua DPP PDI Perjuangan Ungkap Fakta Lain

Wakil Sekretaris Jendral Partai Demokrat Andi Arief menuding masih ada dendam terbersit di hati mantan Presiden Megawati Soekarnoputri.

ANTARA FOTO/Olhe
Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) berbincang dengan Presiden Ke-5 Megawati Soekarnoputri (kanan) saat menghadiri pemakaman ibu negara Ani Yudhoyono di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMP) Kalibata, Jakarta, Minggu (2/6/2019) 

Wasekjen Demokrat Andi Arief Ungkit Dendam Megawati, Ketua DPP PDI Perjuangan Ungkap Fakta Lain

TRIBUNBATAM.id - Wakil Sekretaris Jendral Partai Demokrat Andi Arief menuding masih ada dendam terbersit di hati mantan Presiden Megawati Soekarnoputri.

Dendam Megawati itu kata Andi Arief ternyata bukan saja kepada mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), namun juga turun ke  Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Ungkapan Andi Arif kemudian ditanggapi PDIP.

Ketua DPP PDIP Said Abdullah mengatakan, pernyataan tudingan Wasekjen Demokrat Andi Arief yang menyebut Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri masih menaruh dendam kepada Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) adalah tidak berdasar.

Said membantah Megawati memiliki dendam kepada SBY dan AHY.

Dalam pertemuan tersebut AHY dan Ibas berfoto bersama.

Megawati Soekarnoputri, Puan Maharani, Muhammad Prananda Prabowo, Agus Harimurti Yudhoyono dan istri Annisa Pohan, Edhie Baskoro Yudhoyono dan istri Aliya Rajasa saat bersilaturahim di Hari Raya Idul Fitri di kediaman Megawati, Teuku Umar, Jakarta, Rabu (5/6/2019).
Megawati Soekarnoputri, Puan Maharani, Muhammad Prananda Prabowo, Agus Harimurti Yudhoyono dan istri Annisa Pohan, Edhie Baskoro Yudhoyono dan istri Aliya Rajasa saat bersilaturahim di Hari Raya Idul Fitri di kediaman Megawati, Teuku Umar, Jakarta, Rabu (5/6/2019). (Akun Instagram puanmaharaniri)

"Kenapa pula Andi Arief tidak mengingat masa-masa manis ketika AHY dan mas Ibas datang ke Teuku Umar, disambut manis oleh ibu, selfie bersama. Itu kan sebuah kehormatan," kata Said saat dihubungi, Minggu, (27/10/2019).

Kondisi tersebut, menurutnya menunjukkan bahwa tidak ada dendam sama sekali dari Megawati kepada SBY maupun ke dua anaknya.

Ia meminta jangan karena tidak masuk kabinet lantas menuding Megawati masih memiliki dendam.

"Dan di situlah berakhir, tidak ada istilah dendam apapun. Tiba-tiba hari ini ketika Demokrat tidak masuk satupun di koalisi katakanlah di kabinet pemerintahan Jokowi, tiba-tiba tembakan diarahkan ke ibu Mega. Itu saya sangat menyayangkan pernyataan itu," katanya.

Andi Arief, menurutnya, tidak legowo terhadap keputusan Jokowi menyusun kabinet.

Andi Arief mencari kambing hitam atas keputusan Jokowi tidak menyertakan Demokrat dalam koalisi.

Keakraban keluarga Megawati dan SBY
Keakraban keluarga Megawati dan SBY (info seputar presiden)
Halaman
1234
Editor: Aminudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved