Jabatan Dirut PT Inalum Kosong, Menteri BUMN Erick Thohir Akan Cari Orang yang Cocok

Penunjukkan Budi Gunadi Sadikin mantan Direktur Utama (Dirut) PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) sebagai Wakil Menteri BUMN membuat posisi pucuk p

Jabatan Dirut PT Inalum Kosong, Menteri BUMN Erick Thohir Akan Cari Orang yang Cocok
dok/tribun
Erick Thohir 

TRIBUNBATAM.id - Erick Thohir akan mencari pengganti Direktur Utama (Dirut) PT PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) Budi Gunadi.

Diketahui, Budi Gunadi diminta Jokowi untuk membantu Erick Thohir sebagai Wakil Menteri BUMN.

Penunjukkan Budi Gunadi Sadikin mantan Direktur Utama (Dirut) PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) sebagai Wakil Menteri BUMN membuat posisi pucuk pimpinan Holding Industri Pertambangan perusahaan BUMN tersebut menjadi kosong.

Seperti diketahui, Dirut PT Inalum, Budi Gunadi, secara resmi ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo untuk mengisi posisi Wakil Menteri BUMN.

Erick Thohir, Menteri BUMN. Warta Kota/henry lopulalan
Erick Thohir, Menteri BUMN. Warta Kota/henry lopulalan (WARTA KOTA/henry lopulalan)

Masuknya Nadiem Makarim Dikabinet Jokowi Jadi Tamparan Bagi Sri Mulyani, Harus Ada Perubahan

6 Jendral Indonesia Sempat Buat AS Ciut, Mereka Pernah Dilarang Kesana, Termasuk Prabowo Subianto

Sekarang Anggota Karang Taruna Kota Batam Dilindungi BPJS Ketanagkerjaan

Budi Sadikin akan mendampingi Erick Tohir sebagai pimpinan BUMN bersamaan dengan mantan Dirut Bank Mandiri, Kartika Wirjoatmodjo.

PT Inalum pun merupakan induk BUMN sektor pertambangan yang mempunyai peran penting untuk perekonomian Indonesia.

Beberapa perusahaan tambang yang menjadi bagian holding PT Inalum adalah PT Bukit Asam, PT Antam Tbk, PT Timah Tbk, dan PT Freeport Indonesia.

Pergantian Dirut PT Inalum mendapatkan tanggapan dari salah satu pimpinan holdingnya.

Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Arviyan Arifin
Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Arviyan Arifin (Yanuar Riezqi Yovanda)

Dirut PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Arviyan Arifin mengatakan pengganti Budi Sadikin harus memahami dunia pertambangan.

"Menurut saya, dia (pengganti dirut PT Inalum) harus yang mengerti soal industri tambang, dan memiliki komitmen untuk mengembangkan industri itu sebagai suatu industri strategis di Indonesia," jelasnya saat ditemui di Jakarta pada Senin (28/10/2019).

Arviyan mengungkapkan Dirut yang terpilih nantinya harus dapat mendorong percepatan hilirisasi tambang, sesuai arahan Presiden Jokowi yakni BUMN tidak menjual barang primer.

"Kita tidak boleh lagi jual tanah air, tidak boleh lagi jual bahan baku, harapan presiden juga demikian, kita harus lakukan industrialisasi, hilirisasi dari kekayaan alam kita baik batu bara maupun lainnya," tambahnya.

BUMN sektor pertambangan merupakan satu dari industri strategis negara, diperlukan tata kelola yang baik dalam mengelolanya.

Konsep holding BUMN sektor pertambangan yang baik juga sangat membantu BUMN agar lebih efisien.(Tribunnews.com/Rica Agustina)

Editor: Eko Setiawan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved