Di ILC Politisi Nasdem Akbar Faizal Singgung Gerindra, Beda Visi Saat Pilpres Kok Bisa Masuk Koalisi

Akbar Faizal menyebut setidaknya empat perbedaan visi misi Jokowi dan Prabowo Subianto dalam kampanye Pilpres 2019 lalu

Di ILC Politisi Nasdem Akbar Faizal Singgung Gerindra, Beda Visi Saat Pilpres Kok Bisa Masuk Koalisi
Tangkapan Layar YouTube Indonesia Lawyers Club
Politisi Partai Nasional Demokrat (NasDem), Akbar Faizal 

Lebih lanjut, Akbar lantas menyebutkan kembali visi misi Jokowi dan Prabowo saat kampanye.

"Dalam hal aparatur sipil negara (ASN), kubu kami (Jokowi) mengatakan bahwa gaji aparat sipil negara dan penegak hukum itu sudah cukup dengan melihat konstruksi anggaran kita hari ini," ujarnya.

"Tetapi Pak Prabowo dan atau kubunya saat itu, saya bicara tentang kampanye loh ya, mengatakan bahwa gaji ASN dan penegak hukum harus ditingkatkan," ucap Akbar melanjutkan.

Akbar sebenarnya berharap perbedaan visi misi tersebut dapat dipertarungkan di DPR.

"Maka kemudian kita akan mempertarungkan lagi, dan kemarin saya katakan kita pertarungkan di DPR," ucapnya.

"Di situ ada Partai Gerindra yang besar, di situ ada partai PDIP."

Lantas, Akbar membacakan perbedaan visi misi ketiga dari Jokowi dan Prabowo saat pilpres.

Kali ini, Akbar menyoroti tentang pembubaran organisasi massa (ormas).

"Kemudian dalam hal ormas misalnya tadi Pak Jokowi sata itu mengatakan HTI harus dibubarkan karena mengancam NKRI," terang Akbar.

"Tetapi Pak Prabowo mengatakan pembubaran HTI pelanggaran HAM."

Halaman
1234
Editor: nandrson
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved