HEADLINE TRIBUN BATAM

Hidup Susah, Kami Keluar Saja, Iuran BPJS Kesehatan Naik 100 Persen

Masyarakat mulai mengeluhkan rencana kenaikan premi iuran BPJS Kesehatan hingga 100 persen. Mereka mengaku berat dan memilih untuk keluar dari peserta

Hidup Susah, Kami Keluar Saja, Iuran BPJS Kesehatan Naik 100 Persen
wahyu
halaman 01 TB 

Hidup Susah, Kami Keluar Saja, Iuran BPJS Kesehatan Naik 100 Persen

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Presiden Joko Widodo mengeluarkan kebijakan pertamanya di periode pemerintahan yang kedua dengan menaikkan iuran BPJS Kesehatan.

Meskipun sudah ditandatangani tanggal 24 Oktober 2019 lalu, Peraturan Presiden (Perpres) No.75 tahun 2019 tentang Perubahan atas Perpres Nomor 83 tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan ini baru diumumkan, Rabu (30/10/2019).

Kenaikan iuran ini sesuai dengan rencana yang pernah disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, beberapa waktu lalu, rata-rata naik 100 persen.

Dalam aturan tersebut, pemerintah mengerek iuran peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang bersumber dari anggaran negara, baik APBN atau APBD, Peserta Penerima Upah (PPU), serta peserta mandiri Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan peserta Bukan Pekerja (BP).

Dengan perubahan aturan tersebut, iuran bagi peserta PBPU dan Peserta BP kelas III akan naik menjadi Rp 42.000 per orang per bulan, dari tarif sebelumnya sebesar Rp 25.500 per bulan.

Kelas II naik menjadi Rp 110.000 dari tarif sebelumnya Rp 51.000. Sementara, tarif kelas I naik menjadi Rp 160.000 dari sebelumnya Rp 80.000.

Iuran BPJS Kesehatan Resmi Naik 100 Persen per 1 Januari 2020, Segini Harga yang Harus Dibayar

Meski sudah ditetapkan, namun kenaikan iuran ini baru berlaku di awal tahun 2020. Kecuali untuk PBI yang ditanggung pemerintah pusat, kenaikannya mulai berlaku 1 Agustus 2019. Sedangkan PBI yang ditanggung APBD mulai naik bertahap antara 1 Agustus hingga 31 Desember.

Sebelumnya, Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) juga telah mengusulkan penyesuaian tarif BPJS Kesehatan, namun usul yang diberikan lebih rendah dari usul Kemenkeu.

DJSN mengusulkan tarif BPJS kesehatan untuk peserta mandiri sebesar Rp 42.000 untuk kelas I, Rp 75.000 untuk kelas II, dan Rp 120.000 untuk kelas II.

Halaman
1234
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved