Kadisnaker Batam Sebut Banyak Loker di Batam, Kemampuan di Bidang Gas dan Oil Paling Dibutuhkan

Batam butuh banyak tenaga kerja kompeten. Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam, Rudi Sakyakirti menyebut, industri yang berkembang di Batam

Kadisnaker Batam Sebut Banyak Loker di Batam, Kemampuan di Bidang Gas dan Oil Paling Dibutuhkan
tribun_batam
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam, Rudi Sakyakirti 
Kadisnaker : Loker Banyak Tapi untuk yang Ber-skill
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Batam butuh banyak tenaga kerja kompeten. Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam, Rudi Sakyakirti menyebut, industri yang berkembang di Batam berbeda dengan daerah lain.
Khususnya saat ini, lebih ke minyak dan gas (migas). Karena itu kebutuhan tenaga kerjanyapun berbeda.
Butuh tenaga kerja kompeten di bidang industri terkait. Tak bisa disamaratakan.
"Industri di sini beda, kebutuhannya juga beda," kata Rudi, Kamis (31/10) di Batam Center.
Sementara berdasarkan data Disnaker, dari sekitar 40 ribu pencari kerja (pencaker) di Batam tahun 2019, separohnya berasal dari luar Batam. Itupun banyak tenaga kerja yang unskill, alias tidak memiliki kompetensi atau keahlian kerja.
Hasilnya, banyak tenaga kerja yang tidak terserap. Rudi menyebut, sebenarnya cukup banyak pembukaan lowongan kerja di Batam."SMOE, Mc Dermott, Saipem buka. Tambah lagi Wasco buka tahun depan," ujarnya.
Rata-rata pihak perusahaan ini membutuhkan tenaga kerja yang berskill. Namun di lapangan, pencaker unskill masih mendominasi.
"Dari 40 ribu pencaker, baru sekitar 25 ribu yang terserap," ujarnya.
Rudi meyakini, peluang kerja kedepan akan lebih banyak. Tak lain, karena dalam waktu dekat ada beberapa kawasan di Batam yang akan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).
Seperti KEK di Maintenance, Repair and Overhaul (MRO) Bandara Hang Nadim, Nongsa Digital Park (NDP). Menyusul beberapa lainnya.
"Di MRO butuh keterampilan menangani pesawat. Pelabuhan Batuampar, kan butuh operator untuk crane, alat berat," kata Rudi.
"Yang seperti ini butuh tenaga-tenaga skill. Tak cukup hanya tamat STM, SMA. Perlu keahlian tambahan," sambungnya. 
Karena itu, Rudi mengingatkan bagi pencaker dari luar Batam, jika ingin mengadu nasib dj Batam, mesti memiliki kompetensi atau keahlian. (wie)
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved