Jelang Satu Dekade, doctorSHARE Konsisten Hadirkan Akses Kesehatan di Pelosok Indonesia

RSA Nusa Waluya II jadi program layanan kesehatan terbaru dari doctorSHARE. Rumah sakit yang berdiri di atas sebuah tongkang ini dirilis November 2018

Jelang Satu Dekade, doctorSHARE Konsisten Hadirkan Akses Kesehatan di Pelosok Indonesia
IST
Layanan kesehatan yang dilakukan di atas RSA Nusa Waluya II. Pelayanan yang diberikan RSA Nusa Waluya II setara rumah sakit tipe C di darat dan memiliki jangka waktu pelayanan yang lebih lama di wilayah kepulauan. 

TRIBUNBATAM.id- Terbatasnya fasilitas kesehatan dan kurangnya jumlah tenaga medis membuat akses kesehatan masyarakat di wilayah Terluar, Terdepan, dan Tertinggal (3T) terhambat.

Terkadang fasilitas kesehatan cukup memadai, namun tenaga medisnya tidak tersedia.

Tidak jarang  kondisi sebaliknya pun kerap terjadi.

Berdasarkan data National Research of Health Facilities 2017 di Papua dan Maluku dengan jumlah penduduk 7.3 juta, satu orang dokter harus menangani 4.000 pasien, sedangkan satu orang dokter di Jakarta yang berpenduduk mencapai 10.5 juta menangani 350 pasien. 

Ditambah lagi, buruknya akses transportasi menjadi kendala berlapis saat masyarakat hendak menjangkau bantuan kesehatan.

Kesehatan menjadi modal utama sebagian besar masyarakat di daerah terpencil untuk melanjutkan hidup.

Bertani, berkebun, beternak, dan mencari ikan menjadi jenis pekerjaan masyarakat di daerah terpencil yang menuntut kondisi kesehatan prima.

“Masalah kesehatan menjadi kendala besar karena jika tidak bisa bekerja maka tidak ada penghasilan pada hari itu. Seluruh anggota keluarga jadi taruhannya,” ucap Pendiri Yayasan Dokter Peduli, dr. Lie Dharmawan dalam rilis yang diterima Tribunbatam.id, Jumat (1/2/2019)

Atas latar belakang tersebut dr. Lie dan tim Yayasan Dokter Peduli atau doctorSHARE akhirnya memutuskan untuk fokus memberikan pelayanan di bidang kesehatan secara gratis bagi masyarakat di wilayah terpencil Indonesia.

Pelayanan medis yang dilakukan doctorSHARE dengan sistem “jemput bola” yakni tim medis datang langsung ke lokasi masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan.

Halaman
123
Penulis: Anne Maria
Editor: Anne Maria
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved