Subuh Berdarah, Bom Jatuh Berkali-kali di Udara Surabaya, Raung Tembakan & Dentuman Berkali-kali

Genderang perang pun mula bercampur panggilan azan, suara ayam berkokok, dan suara-suara hewan ternak lainnya.

Subuh Berdarah, Bom Jatuh Berkali-kali di Udara Surabaya, Raung Tembakan & Dentuman Berkali-kali
TWITTER/GNFI
Pertempuran Surabaya, 10 November 1945 

DETIK-DETIK 10 NOVEMBER 1945 :

Subuh Berdarah, Bom Jatuh Berkali-kali di Udara Surabaya, Raung Tembakan & Dentuman Berkali-kali

TRIBUNBATAM.id - Frank Palmos, seorang jurnalis khusus liputan perang asal Australia menuliskan gambaran bagaimana sebelum dan sesudah peritiwa pertempuran 10 November di Surabaya pada 1945.

Sesaat setelah  subuh pukul enam hari pertama 10 November 1945, Frank Palmos menuliskan, Surabaya terbangunkan oleh suara tabuhan mesin pesawat di atas udara.

Tuliskan Frank Palmos mengenai detik-detik pertempuran 10 November itu dituangkan dalam buku berjudul: Surabaya 1945, Sakral Tanahku (Penerjemah Johanes Nugroho)__Terbitan Yayasan Obor Indonesia (2016).

Genderang perang pun mula bercampur panggilan azan, suara ayam berkokok, dan suara-suara hewan ternak lainnya.

Masyarakat yang tinggal di jalan-jalan utama yang terbentang dari pelabuhan hingga tengah kota mendengar gemuruh suara tank-tank Inggris yang memecah keheningan pagi.

Berpuluh-puluh panser and truk militer penuh dengan prajurit bergerak maju menuju kota.

Barisan panjang serdadu dengan senapan di tangan melangkah maju di belakang tank-tank. Serangan telah dimulai.

LIKE AKUN FASPAGE TRIBUN BATAM

Halaman
1234
Penulis: Aminudin
Editor: Aminudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved