Bukan Bagi-Bagi Kursi, Penunjukan Prabowo Sebagai Menhan Oleh Jokowi Dinilai Sangat Tepat

Penunjukan Prabowo Subianto dinilai sangat pas mengisi Jabatan sebagai Menteri Pertahanan Negara. Maka dari itu, beberapa suara sumbang yang mengata

Bukan Bagi-Bagi Kursi, Penunjukan Prabowo Sebagai Menhan Oleh Jokowi Dinilai Sangat Tepat
Tribunnews/JEPRIMA
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat tiba di gedung Kementrian Pertahanan, Jakarta Pusat, Kamis (24/10/2019). Kedatangan Prabowo dalam rangka serah terima jabatan Menteri Pertahanan yang disambut upacara militer. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNBATAM.id - Penunjukan Prabowo Subianto dinilai sangat pas mengisi Jabatan sebagai Menteri Pertahanan Negara.

Maka dari itu, beberapa suara sumbang yang mengatakan kalau posisi Menteri untuk bagi-bagi kursi itu tidaklah cocok.

Direktur Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) Boni Hargens menilai, penunjukan Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan sudah tepat.

Boni juga berpandangan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak sedang bagi-bagi 'kue' kursi menteri kepada Prabowo.

Tips dan Trik Winner di Mode Payload PUBG Mobile, Cara Pantau Musuh dengan Helikopter

Kepala BP Batam Rudi Sebut Sejak 1973 HPL di Batam Keliru

Lirik Lagu dan Chord/Kunci Gitar Celengan Rindu Fiersa Besari, Download Lagunya Disini

Melainkan, kapasitas Prabowo sebagai tokoh nasionalis dan paham soal pertahanan negara.

"Pak Jokowi tidak sedang bagi-bagi kue. Pengangkatan Pak Prabowo, beliau mempunyai kapabilitas tentang militer dan kita berharap infrastruktur pertahanan akan semakin baik," ucap Boni Hargens.

Boni juga berharap, penunjukan Prabowo merupakan bagian dari upaya Presiden Jokowi untuk meningkatkan alusista.

Terlebih sebagai Mantan Danjen Kopassus, Prabowo bisa meningkatkan kesejahteraan prajurit.

Hasil Tes Urine, Pengemudi Mobil Melayang Nissan Juke Negatif Narkotika

Jadi Tersangka TPPO, Ini Alasan Mucikari Pekerjakan Anak Bawah Umur sebagai PSK

Selain itu, Boni juga menyoroti soal pekerjaan rumah yang harus di lakukan Prabowo, yakni memberantas radikalisme di Indonesia.

"Menteri pertahanan harus mampu mengumpulkan semua penceramah agama yang pada pemilu kemarin memakai narasi-narasi radikal. Mengumpulkan mereka yang memakai politik identitas sebagai alat kampanye," ucapnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Menhan Prabowo Diminta Kumpulkan Penceramah Yang Gunakan Narasi Radikal, https://www.tribunnews.com/nasional/2019/11/04/menhan-prabowo-diminta-kumpulkan-penceramah-yang-gunakan-narasi-radikal.

Editor: Eko Setiawan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved