Ayah Tiri di Karimun Dipolisikan, Pukuli Anak Hingga Berdarah dan Bukan Kejadian Pertama

Didi Kurniawan diamankan Unit PPA Satreskrim Polres Karimun. Dia dipolisikan karena melakukan tindak kekerasan terhadap anak tirinya, Ab

Ayah Tiri di Karimun Dipolisikan, Pukuli Anak Hingga Berdarah dan Bukan Kejadian Pertama
tribunbatam.id/elhadif putra
Akibat dipukul ayah tirinya, Ab mengalami luka di bagian pelipis 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Seorang pria diamankan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Karimun.

Pria bernama Didi Kurniawan itu harus berurusan dengan hukum. Karena melakukan tindak kekerasan terhadap anak tirinya, Ab (14).

Diceritakan Ab yang dijumpai di Mako Polres Karimun, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (3/11/2019) sekira pukul 11.30 WIB.

"Saya baru pulang kerja. Badan penat, belum sempat makan," kata Ab, Selasa (5/11/2019).

Menurut Ab, pemicu aksi ayah tirinya bertindak seperti itu, berawal saat dia disuruh menjual sepeda motor di hari kejadian.

Detik-detik Balita 3 Tahun Tewas Dipijak Oleh Ayah Tirinya, Marah Karena Sering BAB

Penyebab Kematian Balita di Malang Terkuak, Usai Injak, Ayah Tiri Panaskan Anak di Tabung Gas

Didi, ayah tirinya tiba-tiba kalap dan memukul Ab di bagian wajah dan dada. Akibatnya, pelipis Ab berdarah.

"Saya bilang belum. Tiba-tiba saya dipukul di kepala sama dada," ujarnya.

Tidak terima atas tindakan ayah tirinya, Didi dilaporkan ke Polres Karimun. Selang beberapa jam setelah menerima laporan, Didi diamankan polisi.

Abas (48), ayah kandung Ab yang ikut mendampingi anaknya di Mapolres Karimun, ingin Didi diproses sesuai aturan yang berlaku. Pasalnya tindak kekerasan yang dilakukan Didi itu bukan yang pertama kalinya.

"Pokoknya kami mau dia dihukum seadil-adilnya. Memang keluarga bapaknya itu minta damai. Tapi biar dia jera. Kami tak mau laporan dicabut. Dulu dia pernah juga mukul anak kami, tapi tak dilaporkan," papar Abas kepada wartawan. 

Kasus ini juga diekspos oleh Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Herie Pramono Senin (4/11/2019). Ekspos disejalankan dengan kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) anak di bawah umur dan kasus pencurian di PLTU Sei Batak.

"Perkara KDRT terhadap anak ini diungkap 3 November 2019. Modus operandi pelaku inisial D memukul anak tirinya sebanyak dua kali ke arah pelipis mata dan dada," papar Herie.

(tribunbatam.id/elhadif putra)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved