BREAKINGNEWS

BREAKINGNEWS - Kejari Tanjungpinang Bakal Periksa 6 Saksi Kasus Dana Pajak Rp 1,2 Miliar

Kasintel Kejari Tanjungpinang Rizky Rahmatullah mengungkapkan, ada 6 saksi lagi yang akan diperiksa terkait penggelapan pajak di BP2RD.

BREAKINGNEWS - Kejari Tanjungpinang Bakal Periksa 6 Saksi Kasus Dana Pajak Rp 1,2 Miliar
TRIBUNBATAM.ID/ENDRA KAPUTRA
Kasintel Kejari Tanjungpinang Rizky Rahmatullah 

BREAKINGNEWS - Kejari Tanjungpinang Bakal Periksa 6 Saksi Kasus Dana Pajak Rp 1,2 Miliar 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang masih melanjutkan pemeriksaan terhadap dugaan penggelapan dana pajak di Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Tanjungpinang.

Kasintel Kejari Tanjungpinang Rizky Rahmatullah menyampaikan, ada 6 orang lagi yang kita sudah jadwalkan pemanggilan untuk dimintai keterangan.

"Mulai hari ini sampai Kamis kita lakukan pemeriksaan bergantian terhadap 6 orang tersebut," katanya, Selasa (05/11/2019).

Ditanyakan, siapa saja orang-orang yang akan dimintai keterangan.

Rizky mengatakan, orang tersebut bagian dari BP2RD, dan BPKAD Pemko Tanjungpinang.

"Baik di intansi yang ada dugaan penggelapan pajak tersebut, serta pada BPKAD Pemko. Kita masih dalam memintai keterangan saja," ujarnya.

Ditanyakan kembali, apakah pemeriksaan juga kepada pihak yang dilaporkan ke Inspektorat Pemko Tanjungpinang.

Riany Diperiksa Kejaksaan Negri Tanjungpinang Terkait Penggelapan Pajak, Tolak Sebutkan Nominal Uang

"Yang dilaporkan juga akan kita mintai keterangan juga. Kita tentunya pada tahap awal ini meminta sejumlah keterangan semua pihak yang biasa membantu mengungkap dugaan tersebut. Setelah sudah minta keterangan, baru kita simpulkan hasilnya," ucapnya menjawab.

Sebelumnya diberitakan, Kejari Tanjungpinang tengah mendalami dugaan penggelapan dana pajak atas pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah, dan Bangunan (BPHTB).

Sampai saat ini, belum ada satu pihak pun yang mau menyampaikan berapa jumlah total penggelapan dana pajak tersebut. Termasuk Kepala BP2RD Tanjungpinang Riany yang awalnya melaporkan kepada Inspektorat Pemko Tanjungpinang atas temuan penggelapan tersebut. (Tribunbatam.id/endrakaputra)

Penulis: Endra Kaputra
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved