Menkominfo Akan Lakukan Pemblokiran HP Black Market Enam Bulan Kedapan

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika telah mengesahkan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 11 Tahun 2019 yang meng

Menkominfo Akan Lakukan Pemblokiran HP Black Market Enam Bulan Kedapan
Puluhan unit HP bekas yang hendak diselundupkan dari Batam ke Surabaya, Rabu (3/5/2017) sore. 

TRIBUNBATAM.id - Peraturan pemblokiran tentang ponsel ilegal akan segera diberlakukan.

Kementerian Komunikasi dan Informatika memastikan, pemberlakuakn pemblokiran akan dilakukan enam bulan mendatang.

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika telah mengesahkan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 11 Tahun 2019 yang mengatur soal pemblokiran ponsel ilegal ( black market/ BM) berdasarkan identifikasi nomor IMEI.

Sidang Praperadilan PT KDH, Kuasa Hukum Pemohon Minta Pengawas Lampirkan SK

Jadi Bandar Narkoba, Pemuda Asal Padang Ditangkap di Bali, Begini Penjelasan Polisi

Sidang Kasus Penggelapan Dalam Jabatan di Batam, Saksi Korban Tak Hadir, Ini Kata Pengacara Tahir

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate menyatakan pemblokiran ponsel BM tersebut mulai berlaku efektif enam bulan ke depan.

"Itu selambat-lambatnya enam bulan itu akan mulai berlaku efektif," kata Johnny di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (5/11/2019).

Ia menjelaskan alasan pemblokiran ponsel ilegal yang mulai berlaku enam bulan lagi.

Politikus NasDem ini menyebut, pemerintah butuh waktu melakukan persiapan guna memonitor penyebaran ponsel ilegal.

 

"Kita tentu ada hal dibalik itu melakukan persiapan-persiapan yang memadai melakukan termasuk monitoring secara elektronik ada di mana sehingga diberikan kesempatan supaya stop semuanya," ujarnya.

Kasat Lantas Polres Bintan Prihatin, Kesadaran Berlalu Lintas Warga Masih Rendah

Pemko Batam Jadwalkan Empat Sesi Pembagian Sembako Murah Tahun Depan, Cek Jadwalnya

Karena itu, Johnny mengimbau masyarakat untuk membeli ponsel dari toko-toko resmi atau yang memiliki garansj resmi.

"Kalau beli handphone di luar negeri sejauh itu dibeli dari official shop, toko-toko yang resmi itu tidak ada masalahnya untuk digunakan di dalam negeri," kata Johnny.

Halaman
12
Editor: Eko Setiawan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved