FAKTA-FAKTA Siswa SMP Dibully di Kelas, Kepalanya Dibenturkan, Gurunya Malah Ikut Intimidasi

Viral di media sosial seorang siswa sekolah menengah pertama (SMP) diduga menjadi korban bullying atau perundungan di Pekanbaru, Riau.

FAKTA-FAKTA Siswa SMP Dibully di Kelas, Kepalanya Dibenturkan, Gurunya Malah Ikut  Intimidasi
Dok. Postingan FB Rani Chambas)
Seorang siswa dibully di dalam kelas 

Anak saya pernah di buli 2 orang, sd dan smp.apa sih salah saya?,sehingga anak saya jadi bulian teman,apa harus saya ajarin anak saya se ganas harimau?." komentar Lala Ila Mila.

 

2. Korban dibully saat jam pelajaran

FA dibully oleh dua orang teman sekelasnya pada saat jam pelajaran berlangsung, Selasa (5/11/2019). Namun, guru yang berada di depan tidak melerai kejadian tersebut. Pihak keluarga menyayangkan sikap guru yang membiarkan kasus itu terjadi.

"Kami sangat menyayangkan kejadian ini. Katanya guru ada di depan saat itu, tapi kena dibiarkan," ucap paman korban, Muchtar (43), saat dihubungi Kompas.com, Jumat (8/11/2019).

Dia mengaku, mendapat kabar bahwa pihak sekolah menyebut pelaku dengan korban hanya bergurau.

"Apa iya bergurau sampai hidung patah gitu. Kalau siswanya ribut, kenapa enggak dilerai sama gurunya. Saya dulu bergeser saja kursi langsung kena lempar dengan penghapus.Kalau ini kan sudah ribut, kenapa dibiarkan," kata Muchtar kesal.

3. Korban patah hidung

Akibat kekerasan yang dilakukan dua orang siswa, FA mengalami patah hidung. Kejadian itu terjadi, Selasa (5/11/2019) siang. Korban yang bersimbah darah dilarikan ke rumah sakit.

Paman korban, Muchtar mengatakan, keponakannya dipukul pelaku dengan kayu.

"Kepalanya dipukul pakai kayu, terus dihantukkan ke lutut atau ke mana sampai hidungnya patah," sebut Muchtar.

Dia mengatakan, korban dilarikan ke salah satu rumah sakit swasta di Pekanbaru. Karena lukanya cukup parah, korban akhirnya dioperasi.

Halaman
1234
Editor: Aminudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved