BATAM TERKINI

Polda Kepri Gelar Operasi Katarak Gratis, 334 Orang Daftar Jadi Pasien

50 persen kasus katarak menyebabkan kebutaan. Karena itu Polda Kepri dan pihak terkait menggelar operasi katarak gratis, 334 orang mendaftar

Polda Kepri Gelar Operasi Katarak Gratis, 334 Orang Daftar Jadi Pasien
istimewa
Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto berbincang dengan pasien penderita katarak dalam kegiatan sosial operasi katarak Polda Kepri, Sabtu (9/11/2019) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Persentase penderita katarak di Indonesia terbilang cukup tinggi. Pasalnya dari per dua juta penduduk Indonesia hampir 1,5 persen menderita katarak dan lebih dari 50 persen kasus menyebabkan kebutaan.

Indonesia menempati peringkat kedua kasus kebutaan tertinggi setelah Eutopia dan peringkat pertama di Asia Tenggara. Dengan risiko itu, Polda Kepri dan jajaran serta stakeholder terkait menyelenggarakan kegiatan sosial operasi katarak. Kegiatan digelar di RS Bhayangkara Polda Kepri di Batam, Sabtu (9/11/2019).

Dalam kegiatan ini, sebanyak 334 pasien mendaftar untuk operasi katarak. Terdapat 152 pasien yang memenuhi screening untuk kelayakan dan 182 pasien mengalami Pterigium (lemak tutupi lensa mata) dan segera dilakukan tindakan pengobatan.

Kegiatan dihadiri oleh Irwasda Polda Kepri, Pejabat Utama Polda Kepri, para Kapolres jajaran Polda Kepri, Ketua Bhayangkari daerah beserta pengurus, Direktur Rumah Sakit Awal Bros Batam, para komandan satuan TNI, Dinkes Kepri, BP Batam, Jasa Raharja, dan IDI Batam.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda Kepri Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh elemen atas kerjasama dan dukungan dalam berlangsungnya kegiatan operasi katarak gratis ini.

Mutasi 170 Perwira Polri, Ada Nama Dirlantas Polda Kepri Kombes Pol Roy A Candra

Atasi Banjir, Dinas Bina Marga Batam Gesa Pemasangan Box Culvert di Jalan Brigjen Katamso





"Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen yang telah membantu kegiatan ini. Terimakasih juga kepada Bapak Andreas Ketua Himpunan Bersatu Teguh dan Bala Bentara Indonesia, saudara Sandy Wibowo, 12 orang Tim Dokter Spesialis Mata, Dinas kesehatan Kepri, BP Batam, Direktur Rumah Sakit Awal Bros, dan Direktur Rumah Sakit BP Batam," ujar Andap dalam sambutannya.

Ketua Himpunan Bersatu Teguh dan Bala Bentara Indonesia Andreas mengatakan, kegiatan ini adalah bentuk kepedulian bersama. Sebagaimana diketahui, pasien penderita katarak di Indonesia tidak pernah berkurang.

Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto
Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto (istimewa)

"Untuk itu kita semua berada di sini mengambil sedikit dari peran dari Pemerintah dalam menekan jumlah penderita katarak,″ ujarnya.

Andres mengatakan kegiatan ini akan terus dilakukan oleh Himpunan Bersatu Teguh dan Bala Bentara Indonesia

″Kegiatan seperti ini akan terus berlanjut, kami dari Himpunan Bersatu Teguh akan terus mendatangi seluruh wilayah Indonesia kapan saja ada permintaan bantuan dalam operasi katarak seperti yang dilaksanakan di RS Bhayangkara ini,″ ujar Andreas.

CPNS 2019 - BKN Buka Lowongan CPNS 2019 Untuk 85 Formasi, Tersedia di 14 Daerah

Bareskrim Polri dan Polda Kepri Ungkap Jaringan Narkoba Internasional, 1 Pelaku Tewas

Dalam kegiatan tersebut seorang pasien bernama Ernawati yang ikut menjalani Operasi Katarak mengungkapkan rasa syukurnya.

″Saya sangat bersyukur dengan kegiatan operasi gratis ini. Semoga apa yang telah diberikan oleh bapak Polisi dapat dibalas Allah SWT, sekali lagi terima kasih banyak atas bantuannya,″ tutur Ernawati.

Tim dokter tengah melakukan operasi katarak dalam kegiatan bakti sosial Polda Kepri, Sabtu (9/11/2019)
Tim dokter tengah melakukan operasi katarak dalam kegiatan bakti sosial Polda Kepri, Sabtu (9/11/2019) (istimewa)
Peserta kegiatan bakti sosial operasi katarak Polda Kepri, Sabtu (9/11/2019)
Peserta kegiatan bakti sosial operasi katarak Polda Kepri, Sabtu (9/11/2019) (istimewa)

Dalam kesempatan dan kegiatan yang sama, Polda Kepri bekerjasama dengan Himpunan Bersatu Teguh memberikan bantuan mikroskop kepada sekokah- sekolah di Kota Batam. Hadir perwakilan dari Sekolah Menengah Pertama Negri (SMPN) 6 Batam, Sekolah Menengah Atas Negri (SMAN) 1 Batam, SMAN 3 Batam, SMAN 5 Batam, SMAN 15 Batam, SMAN 9 Batam dan Yayasan Putra Jaya Batam.

Dengan pemberian mikroskop ini, diharapkan dapat membantu proses belajar di sekolah-sekolah tersebut, sehingga lahir calon dokter di masa depan.

(Tribunbatam.id/ALAMUDIN)

Penulis: Alamudin Hamapu
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved