Presiden Jokowi Murka Habis Usai Kejadian 1 Guru dan 1 Murid Sekolah Meninggal, Ini Penyebabnya

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan kemarahannya terkait tender elektronik konstruksi yang dikerjakan dipenghujung tahun.

Presiden Jokowi Murka Habis Usai Kejadian 1 Guru dan 1 Murid Sekolah Meninggal, Ini Penyebabnya
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Presiden Joko Widodo bersiap memimpin acara pelantikan Wakil Menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, Jumat (25/10/2019). Presiden Joko Widodo resmi melantik 12 Wakil Menteri Kabinet Indonesia Maju. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

#Presiden Jokowi Murka Habis Usai Kejadian 1 Guru dan 1 Murid Sekolah Meninggal, Ini Penyebabnya

TRIBUNBATAM.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan kemarahannya terkait tender elektronik konstruksi yang dikerjakan dipenghujung tahun.

Hal ini ia sampaikan dalam Pembukaan Rapat Koordinasi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah 2019 di Jakarta, Rabu (6/11/2019).

Buruknya kualitas gedung berawal dari lambatnya dari proses lelang sebuah proyek.

Tender yang mepet akan membuat pekerjaan proyek konstruksi terburu-buru.

Sehingga bangunan akan memiliki kualitas mudah ambruk dan cepat rusak.

Jokowi tidak memungkiri ambruknya Sekolah Dasar Negeri Gentong, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, Jawa Timur, karena adanya pekerjaan proyek konstruksi yang terburu-buru.

Diketahui SDN Gentong ambruk hingga menelan jiwa, satu guru dan satu muridnya tewas saat proses belajar mengajar karena bangunan roboh.

Presiden RI ini sangat mempertanyakan e-tendering tersebut.

Presiden Joko Widodo
Presiden Joko Widodo ((KOMPAS/WISNU WIDIANTORO))

"Lepas Agustus masih urusan konstruksi masih lelang itu gimana," ujar jokowi di lansir dari kanal YouTube metrotvnews (7/11/2019). 

 

Idealnya tender diproses pada awal tahun, bukan akhir tahun.

Halaman
1234
Editor: Aminnudin
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved