BATAM TERKINI

Waduh, Tukang Tambal Ban Jadi Korban Begal di Batam, Tangan Luka Kena Sabetan

Komplotan begal di Batam ditangkap polisi. Ada tiga orang menjadi korbannya. Satu diantaranya pemilik tambal ban di kawasan Batam Kota

Waduh, Tukang Tambal Ban Jadi Korban Begal di Batam, Tangan Luka Kena Sabetan
tribunbatam.id/Dipa Nusantara
foto ekspos komplotan begal di Batam, Senin (11/11/2019) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Komplotan begal kembali beraksi di Kota Batam, Kamis (31/10/2019) lalu.

Komplotan ini terdiri dari tujuh orang dengan peran dan tugas masing-masing. Bahkan, para komplotan ini menyebabkan tiga orang harus terluka akibat tindakan sadisnya.

Salah satunya Edi Sihombing, seorang pemilik tambal ban tak jauh dari Universitas Batam (Uniba), Kecamatan Batam Kota, Kota Batam.

Edi harus menerima luka di sekitar tangannya akibat tebasan salah satu pelaku begal.

Hal ini terungkap saat Polresta Barelang menggelar konferensi pers perihal kasus ini, Senin (11/11/2019).

Perut Kena Tusuk, Pria Ini Nekat Kejar dan Serempet Begal yang Merampoknya hingga Terjatuh

Duel Maut Begal Motor vs Anggota TNI Hebohkan Jalanan, Pelaku Takluk dalam satu kali Pukulan

Dari keterangan para pelaku, diketahui mereka melakukan aksi sadis ini hanya untuk sekadar membeli minuman keras.

"Jadi kenapa kalian melakukan ini? Tidak kalian ingat apa akibatnya kepada orang lain," kata Kapolresta Barelang, AKBP Prasetyo Rachmat Purboyo, saat menanyakan alasan ketujuh pelaku melakukan begal.

Satu dari tujuh orang itu menjawab samar-samar pertanyaan AKBP Prasetyo.

"Untuk minum (beli minuman keras) pak. Kami melakukannya biasa di depan cucian sepeda motor Pak Cik Lomi Batu Besar pak," ucap pria yang juga menjadi otak pelaku kejahatan sadis ini, Dedi Saputra (22).

Diketahui, akibat berusaha melawan, Dedi pun harus dilumpuhkan dengan tembakan senjata api milik pihak kepolisian.

Pernah Bela Timnas & Jadi Kiper Berjaya, Eks Pemain Bola Ini Malah Bernasib Tragis jadi Begal

VIRAL, Nekat Hadang Komandan Pleton TNI, Begini Nasib Komplotan Begal di Lampung Ini

Saat itu, Dedi yang mulanya masuk daftar pencarian orang (DPO) berusaha kabur dan melawan saat polisi menggerebek rumah pacarnya yang juga terletak di kawasan sekitar Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Kota Batam.

Sementara, pelaku bernama Juliadi adalah orang yang melakukan penganiayaan terhadap Edi Sihombing.
Saat itu, Juliadi melukai tangan Edi dengan senjata tajam akibat Edi berusaha melawan saat komplotan begal ini mencoba meminta sejumlah uang kepadanya.

Ketujuh orang begal ini pun terancam hukuman pidana penjara selama 12 tahun seperti penjelasan Kapolresta Barelang, AKBP Prasetyo Rachmat Purboyo. (dna)

(tribunbatam.id/dipanusantara)

Penulis: Dipa Nusantara
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved