Ini Harapan Nelayan Saat Kunker Menteri Kelautan&Perikanan; Edhy Prabowo ke Batam
Kunjungan Menteri Kelautan dan Perikanan RI Edhy Prabowo ke Batam, diharapkan bisa membawa harapan baru bagi nelayan. Terutama terkait perizinan
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kunjungan Menteri Kelautan dan Perikanan RI Edhy Prabowo ke Batam, diharapkan bisa membawa harapan baru bagi nelayan.
Terlebih dalam bidang pengurusan perizinan yang sampai saat ini masih dirasakan sangat lambat prosesnya.
Selain perizinan, nelayan juga berharap pemerintah bisa memangkas beberapa syarat untuk menjadi pelaut khususnya nelayan.
Seperti buku pelaut, nelayan mengatakan buku pelaut sangat mubazir bagi seorang pelaut.
Pasalnya kegunaannya hanya sebagai identitas.
Sementara nelayan rata-rata sudah punya KTP.
• Cantik Bak Artis, Wanita Ini Dampingi Menteri Edhy Prabowo Saat Datang ke Batam
• Beda dengan Susi Pudjiastuti, Menteri Edhy Prabowo Tak Tenggelamkan Kapal, Kecuali Hal Ini
Direktur PT Hasil Laut Sejati, Ali menjelaskan sampai saat ini perizinan masih dirasakan sangat rumit dan sangat lama selesainya.
"Untuk perpanjangan Surat Izin Penangkapan Ikan (Sipi) bisa sampai dua bulan.
Itupun kalau ada Dirjen di tempat. Kalau tidak ada Dirjen bisa sampai berbulan-bulan," kata Ali, Rabu (13/11/2019) di Jembatan II Barelang, Batam kepada Tribunbatam.id.
Proses yang paling lama biasanya saat melakukan cek fisik.
Sementara nelayan kalau tidak melaut tidak mendapatkan hasil.
"Ini harapan kita," kata Ali.
Sementara mengenai buku pelaut, menurutnya, nelayan tidak membutuhkan hal tersebut.
Yang dibutuhkan nelayan adalah asuransi untuk kesehatan mereka.
"Kalau buku pelaut gunanya hanya sebagai identitas jadi itu sangat mubazir," kata Ali.
Untuk mengurus buku pelaut itupun waktunya bisa berhari hari.
"Jadi waktu kita banyak habis terbuang," kata Ali.
• Menteri Edhy Prabowo Kaji Ulang Cantrang, Berseberangan dengan Susi Pudjiastuti
• KISAH Edhy Prabowo Awal Dekat Prabowo Subianto Dipecat AKABRI Hingga Minum Kopi Bareng Ibu Susi
Dia berharap dengan kunjungan Menteri Kelautan dan Perikanan RI Edhy Prabowo ke Batam, keluhan nelayan bisa didengarkan.
Dia juga berharap ke depan, izin penangkapan ikan bisa dipercepat.
"Kalau sudah di website memang sesuai dengan prosedur, tetapi proses sebelum masuk website sangat lama," kata Ali.
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo Kunker ke Batam
Menteri Kelautan dan Perikanan RI Edhy Prabowo melakukan kunjungan kerja ke Batam, Rabu (13/11/2019).
Kunjungan tersebut dalam rangka apel siaga kesiapan anggota Pangkalan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Jembatan II Barelang Batam, Rabu (13/11/2019).
Rombongan menteri kelautan dan perikanan tiba di Pangkalan PSDKP Jembatan II Barelang Batam pukul 09.30 WIB.
Dalam sambutannya, Edhy mengaku cukup bangga melihat kesiapan anggota PSDK Kota Batam.
"Sebagai wilayah kelautan, kita adalah tombak utama dalam menjaga laut kita," kata Edhy.
Dia juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh anggota PSDKP yang siap dalam segala tugas demi menjaga laut dan sumber daya laut.
"Tugas di tengah laut bukan mudah, harus jauh dari keluarga, tinggal di tengah laut demi menjaga laut Indonesia. Saya bangga," kata Edhy.
(Tribunbatam.id, Ian Sitanggang)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/13112019menteri-kelautan-dan-perikanan-edhy-prabowo.jpg)