7 Tahanan Politik Papua di Kalimantan Minta Dipulangkan, Polisi Menolak Dengan Alasan Keamanan

Diketahi, mereka yang ditahan diantaranya Buktar Tabuni, Agus Kossay, Fery Kombo, Alexander Gobay, Steven Itlay, Hengki Hilapok, dan Irwanus Uropmabin

7 Tahanan Politik Papua di Kalimantan Minta Dipulangkan, Polisi Menolak Dengan Alasan Keamanan
TribunKaltim.co/HO Ni Nyoman
Momen foto bersama antara Kuasa Hukum dengan 7 tahanan politik Papua, antara lain: Buktar Tabuni, Agus Kossay, Fery Kombo, Alexander Gobay, Steven Itlay, Hengki Hilapok, dan Irwanus Uropmabin, yang saat ini berstatus tersangka, dan ditahan di Polda Kalimantan Timur, Kamis (14/11/2019). 

Ini untuk mengatur pemindahan tahanan oleh karena nya tindakan pihak Kepolisian yang melakukan pemindahan tahanan terhadap klien kami menyalahi prosedur,” jelasnya.

Selain itu, tujuh orang tahanan politik Papua yang ditahan di Rutan Polda Kaltim, juga kehilangan haknya untuk melaksanakan ibadah, sesuai keyakinannya masing-masing.

Menurut pengakuan para tahanan, mereka tidak dapat beribada sesuai agama mereka (protestan dan katholik), diakrenakan sarana ibadah yang minim, dan tidak adanya rohaniawan yang disediakan oleh Polda Kaltim.

Lebih lanjut, ketujuh tahanan politik Papua yang ditahan di Rutan Polda Kaltim tersebut.

Sosok ini merupakan pemimpin aktivis mahasiswa dan aktivis politik Papua 

Yang ditangkap secara sewenang-wenang oleh Pihak Kepolisian, pada tanggal 5 September 2019 – 17 September 2019 lalu, pasca terjadinya kerusuhan di Papua bulan Agustus 2019 lalu.

Terhitung  lebih dari 40 hari ditahan di Balikpapan, sejak ditangkap hingga hari ini pula, mereka tidak pernah berinteraksi dengan keluarga nya.

Tentunya secara psikologis  menggangu klien kami, oleh karena itu, kami selaku kuasa hukum berharap.

Pihak Kepolisian memulangkan mereka kembali ke Polda Papua.

Untuk menjalani proses hukumya disana.

Halaman
1234
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved