7 Tahanan Politik Papua di Kalimantan Minta Dipulangkan, Polisi Menolak Dengan Alasan Keamanan

Diketahi, mereka yang ditahan diantaranya Buktar Tabuni, Agus Kossay, Fery Kombo, Alexander Gobay, Steven Itlay, Hengki Hilapok, dan Irwanus Uropmabin

7 Tahanan Politik Papua di Kalimantan Minta Dipulangkan, Polisi Menolak Dengan Alasan Keamanan
TribunKaltim.co/HO Ni Nyoman
Momen foto bersama antara Kuasa Hukum dengan 7 tahanan politik Papua, antara lain: Buktar Tabuni, Agus Kossay, Fery Kombo, Alexander Gobay, Steven Itlay, Hengki Hilapok, dan Irwanus Uropmabin, yang saat ini berstatus tersangka, dan ditahan di Polda Kalimantan Timur, Kamis (14/11/2019). 

Sehingga selama ditahan, dapat sewaktu-waktu dikunjugi keluarganya,” tutupnya.

Berita sebelumnya, di Tribunkaltim.co, mengutip dari Tribunnews.com

Mabes Polri mengkonfirmasi bahwa Polda Papua memindahkan tujuh tersangka terkait kerusuhan di Papua ke Kalimantan Timur.

Imbas pemindahan itu, Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra mengatakan ketujuh tersangka akan di sidang di Kalimantan Timur.

"Tujuh tersangka yang diduga terlibat dalam aksi di Papua dipindahkan ke Kaltim," ujar Asep, di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (7/10/2019).

 

Ia tak menjelaskan secara rinci mengapa Kalimantan Timur dipilih sebagai tujuan pemindahan para tersangka. Hanya saja pemindahan itu telah dilakukan.

Dengan pemindahan ini, Asep menegaskan bahwa kepolisian juga menolak untuk memenuhi permintaan keluarga agar para tersangka dikembalikan ke Papua.

"Iya (menolak), tentunya dengan penjelasan bahwa ini untuk keamanan bersama di sana," kata dia.

Mantan Kapolres Bekasi Kota itu menuturkan pemindahan ini bukan tanpa alasan. Asep menyebut faktor keamanan menjadi alasan tersendiri.

"Berdasarkan keterangan dari Kapolda Papua (Irjen Pol Paulus Waterpau) ini dimaksudkan untuk kebaikan di wilayah Papua, dengan maksud saat persidangan tidak terjadi kericuhan di sana. Jadi kita menghindari upaya-upaya pro dan kontra terhadap persidangan itu," jelasnya.

"Pada prinsipnya seperti itu, memang ada harapan dari keluarganya untuk dikembalikan tapi kita memberikan langkah ini untuk bagaimana kita melindungi kepentingan umum yang lebih besar," imbuhnya lagi.

Diketahui, dua dari tujuh tersangka yang turut dipindahkan ke Kalimantan Timur adalah Wakil Ketua II United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) Buchtar Tabuni dan Ketua Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Agus Kossay. (*)

Artikel ini telah tayang di tribunkaltim.co dengan judul 7 Tahanan Politik Papua di Polda Kaltim Ingin Pulang Kepolisian Menolak, Kuasa Hukum Beberkan Alasan, https://kaltim.tribunnews.com/2019/11/14/7-tahanan-politik-papua-di-polda-kaltim-ingin-pulang-kepolisian-menolak-kuasa-hukum-beberkan-alasan?page=all.

Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved