Pengacara Habib Rizieq Shihab Mengaku Surat Pencekalan Bukan Dikeluarkan oleh Pemerintah Indonesia

Sugito pengacara Habib Rizieq Shihab,mengatakan bahwa pihaknya sudah mengirimkan foto surat pencekalan atas kliennya kepada Menko Polhukam Mahfud MD.

Kompas Images
Habib Rizieq 

Pengacara Habib Rizieq Shihab Mengaku Surat Pencekalan Bukan Dikeluarkan oleh Pemerintah Indonesia

TRIBUNBATAM.id- Pimpinan Front Pembela Islam atau FPI, Habib Rizieq Shihab mengklaim dirinya tak bisa pulang ke Indonesia karena adanya surat pencekalan.

Berbagai polemik pun muncul akibat klaim tersebut. Berbagai pihak terkait pun membantah pernah mengeluarkan surat pencekalan tersebut.

Bahkan Menko Polhukam Mahfud MD bertanya-tanya mengapa surat tersebut baru muncul sekarang.

Terbaru, pengacara Habib Rizieq Shihab, Sugito Atmo Pawiro, mengatakan bahwa pihaknya sudah mengirimkan foto surat pencekalan atas kliennya kepada Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.

"Sudahlah, tetapi informal saja. Kebetulan kalau (untuk) Pak Mahfud dokumen yang kami rilis itu pun kami kirim. Saya sering komunikasi dengan Pak Mahfud sebab beliau dosen saya," ujar Sugito saat dihubungi Kompas.com, Rabu (13/11/2019).

Karena itu, dia mengaku siap jika diminta bersama-sama pemerintah melakukan penelusuran atas asal-usul surat yang dikeluarkan oleh intelijen Arab Saudi itu.

"Tidak masalah, kami siap sebab ada argumentasi," ucap dia.

Meski demikian, Sugito pesimistis pemerintah serius mencari solusi terkait permasalahan kliennya.

Menurut dia, surat pencekalan yang sudah dia kirimkan itu bisa menjadi petunjuk bagi pemerintah.

"Saya makanya agak malas sebab pemerintah ini seperti mencari titik lemahnya saja tetapi tidak mencari solusi. Mestinya surat yang ada diproses dulu (ditelusuri), bukan malah ada pernyataan seolah-olah suratnya tidak ada," kata dia.

Halaman
123
Editor: Anne Maria
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved