BATAM TERKINI

Bawa Sabu 1,5 Kg, Taufik TKI Ilegal Asal Malaysia Dibekuk Polisi di Nongsa

Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Kepri membekuk Taufik, TKI ilegal dari Malaysia di Pantai Terih. Darinya didapat sabu seberat 1,5 kg

Bawa Sabu 1,5 Kg, Taufik TKI Ilegal Asal Malaysia Dibekuk Polisi di Nongsa
istimewa
Taufik, TKI ilegal dari Malaysia yang kedapatan membawa sabu seberat 1,5 kg 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Seorang pria bernama Taufik dibekuk Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Kepri, Kamis (14/11/2019) sore.

Taufik kedapatan membawa narkotika jenis sabu-sabu seberat 1.500 gram atau setara 1,5 kg.

Dirresnarkoba Polda Kepri Kombes K Yani menjelaskan, penangkapan pria kelahiran Jor Lombok Timur Nusa Tenggara Barat (NTB),
12 April 1972 itu, berlangsung di Pantai Terih, Kelurahan Sambau, Nongsa, Kota Batam.

"Narkotika jenis sabu seberat sekitar 1,5 Kg. Terdiri dari 1 (satu) bungkus plastik teh Cina merk Guanyinwang berisi sabu seberat 968 gram.

Kemudian 1 (satu) bungkus plastik bening berisi sabu seberat 521 gram. Dan 1 (satu) buah tas ransel warna hitam motif biru," jelas Yani, Jumat (15/11/2019).

Bawa Sabu 200 Gram, Seorang Pemuda Dibekuk Ditresnarkoba Polda Kepri



Usut punya usut, ternyata Taufik merupakan TKI ilegal dari Malaysia. Dipastikan, barang haram dari tangannya didapat dari Malaysia.

Saat ditangkap, Taufik baru saja tiba di Nongsa melalui pelabuhan jalur non resmi.

Proses penangkapan Taufik sendiri bak sinetron. Sebab sebelum penangkapan, polisi sudah mengintai terlebih dahulu berdasarkan informasi yang diterima dari masyarakat.

Dapat Sabu Dari Malaysia

Dirresnarkoba Polda Kepri Kombes K Yani menjelaskan, setelah dilakukan interograsi Taufik mengaku hanya sebagai kurir sabu 1,5 kg.

Lebih jelas dikatakan Yani, penangkapan Kamis (14/11/2019) sore kemarin Unit Opsnal Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Kepri mendapatkan informasi, terdapat seorang TKI ilegal yang baru tiba dari Malaysia dan diduga membawa narkoba.

Digerebek Polisi Polda Kepri, Mahadi Sembunyikan Sabu-Sabu di Kandang Ayam

"Kemudian Unit Opsnal Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Kepri yang dipimpin oleh AKP Ronny, mendatangi TKP. Dan berhasil mengamankan tersangka atas nama Taufik beserta barang bukti narkotika diduga sabu seberat sekitar 1,5 Kg," tambah Yani.

Keterangan tersangka, sabu itu diberikan oleh seorang laki-laki di Malaysia dengan panggilan Botak (DPO). Agar barang haram itu dibawa ke Batam.

Selanjutnya, narkotika jenis sabu itu akan diserahkan kepada seseorang di sekitar Botania, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam dengan menunggu instruksi dari Botak (DPO).

Selanjutnya dilakukan pengembangan oleh Unit Opsnal Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Kepri, guna mencari dan menangkap penerima barang tersebut di Kota Batam.

(Tribunbatam.id/leo halawa)

Penulis: Leo Halawa
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved