VIDEO-Warga Marina Garden Larut Dalam Duka, Insiden Bocah Tenggelam di Tanjunguncang

Para pelayat terlihat meneteskan air mata dan larut dalam kesedihan di rumah duka, atas insiden bocah tenggelam di pinggir laut di Tanjunguncang

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Suasana duka menyelimuti rumah duka tempat Alif (10), bocah yang tenggelam di pinggir laut di Tanjunguncang. Hampir semua tetangga dan kerabat yang datang melayat meneteskan air mata.

Rumah duka terletak di Perumahan Marina Garden Blok F1 nomor 19.

Pantauan Tribunbatam.id, tempat Alif disemayamkan dipadati warga dan kerabat untuk memberikan bela sungkawa kepada keluarga.

"Ya ampun Tuhan, kok bisa sampai seperti itu. Kalau bisa ditutup sajalah jalan ke sana," kata Maya, warga yang datang melayat, Jumat (15/11/2019).

Para pelayat terlihat meneteskan air mata. Para pelayat larut dalam kesedihan atas kejadian tersebut.

 Beda dengan Susi Pudjiastuti, Menteri Edhy Prabowo Tak Tenggelamkan Kapal, Kecuali Hal Ini



"Kenapalah tadi mereka ke sana," kata pelayat.

Para pelayat menceritakan, selama ini Alif dikenal sebagai anak yang rajin salat dan baik.

"Anaknya baik itu, ya Tuhan secepat ini," katanya.

Tetangga dan kerabat terus berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir.

Sementara warga lainnya bahu membahu, untuk memasang tenda di depan rumah duka di Marina Garden.

 Sebelum Tenggelam di Batam View Resort, Dody Sempat Teriak Minta Tolong

Warga dengan kompak memasang tenda dan juga menyusun kursi di depan rumah duka.

Diketahui, Alif (10) warga Marina Garden Blok F1 nomor 9, meninggal dunia akibat tenggelam saat berenang bersama teman-temannya di pinggir laut samping PT Karimun Angurah Sejati, Tanjunguncang, Jumat (15/11/2019).

Jastin, teman korban menceritakan, awalnya mereka berangkat ke pinggir laut bersama 10 temannya setelah pulang sekolah.

"Tadi pulang sekolah pukul 10.00 WIB. Kami pergi ke sana (pinggir laut,red)," kata Jastin.

Dia mengatakan, Alif bersama lima kawannya turun ke laut berenang.

Sementara lima orang lainnya masih di darat.

"Mereka yang berenang. Tadi Alif langsung ke tengah," kata Jastin.

Dia juga mengatakan, kawannya yang lain mau menolong tetapi karena airnya dalam kawan-kawannya tidak berani.

"Kami mau tolong tapi tidak bisa," kata Jastin

(tribunbatam.id/ian sitanggang

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Wahyuindrian
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved