BATAM TERKINI

DLH Batam Buru Pengusaha yang Cemari Laut Belakang Padang

Dinas Lingkungan Hidup Batam memburu pengusaha yang menumpahkan minyak dan mencemari perairan Belakang Padang, Batam dan telah mengambil sampel minyak

DLH Batam Buru Pengusaha yang Cemari Laut Belakang Padang
Tribunbatam.id/Argianto DA Nugroho
Nelayan melintasi tumpahan minyak (oil spill) yang mencemari Pulau Belakang Padang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Minggu (17/11). Tumpahan minyak yang berasal dari kapal yang melintas di perairan perbatasan Batam - Singapura ini kerap terjadi terutama menjelang musim angin utara (november sampai februari). 

DLH Batam Buru Pengusaha yang Cemari Laut Belakang Padang

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam Herman Rozie, menyayangkan tumpahan minyak di laut Belakangpadang.

Ia mengungkapkan, masalah ini bukan saja hanya ancaman bagi makhluk yang hidup di laut tapi juga ancaman bagi keberlangsungan hidup manusia dan termasuk menimbulkan potensi pencemaran laut.

"Kita menyayangkan kejadian ini. Karena sudah ada tim daerah bahkan kita sudah rapat berkali kali dengan Menko Maritim soal ini. Tapi tetap saja ada kejadian," kata Herman kepada Tribunbatam.id Senin (18/11/2019).

Tak main-main, Herman memburu sumber pemilik oil yang bertumpahan itu.

Bahkan, katanya, pasca kejadian itu tim nya sudah turun ke TKP.

Dan sampel oil telah diambil.

Perairan Laut Belakang Padang Tercemar Limbah Minyak, DLH dan Manajemen Pertamina Tinjau Lokasi

Tinggal dilakukan pemeriksaan di laboratorium.

Tidak hanya itu, jika ketemu pemiliknya kata Herman, maka diberikan efek jera.

"Mudah-mudahan sumber pencemar ditemukn dan dapat diberikan efek jera. Kemaren Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam, sudah turun juga ambil sampel sesuai tugas kita di dalam tim daerah," katanya.

Halaman
12
Penulis: Leo Halawa
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved