PILKADA ANAMBAS

LOWONGAN KERJA - Bawaslu Anambas Buka Lowongan Kerja Panwascam, Cek Syaratnya

Bawaslu Anambas membuka lowongan kerja untuk mengisi kursi sebagai Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Anambas. Cek syaratnya di sini.

LOWONGAN KERJA - Bawaslu Anambas Buka Lowongan Kerja Panwascam, Cek Syaratnya
TRIBUNBATAM.ID/RAHMA TIKA
Bawaslu Kepulauan Anambas adakan sosialisasi pemasangan spanduk dan informasi perekrutan Panwascam di Kecamatan Palmatak. 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Saat ini, Bawaslu Kabupaten Kepulauan Anambas membuka lowongan kerja untuk mengisi kursi sebagai Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Kabupaten Kepulauan Anambas.

Bagi yang tertarik ikut serta, simak sejumlah syarat yang harus dipenuhi berikut ini : 

SYARAT DAFTAR PANWASCAM KABUPATEN KEPULAUAN ANAMBAS

  1. Warga Negara Indonesia.
  2. Pada saat pendaftaran berusia paling rendah 25 (dua puluh lima) tahun.
  3. Setia kepada Pancasila sebagai dasar negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika, dan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945.
  4. Bersedia mengundurkan diri dari organisasi kemasyarakatan yang berbadan hukum atau tidak apabila terpilih.
  5. Tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang memperoleh kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam pidana 5 (lima) tahun atau lebih.

    PILKADA ANAMBAS 2020 - Bawaslu Anambas Buka Lowongan Kerja Untuk Panwascam, Cek Jadwalnya

  6. Mempunyai integritas, berkepribadian yang kuat, jujur, dan adil.
  7. Berdomisili di wilayah Kabupaten/Kota yang bersangkutan dibuktikan dengan Kartu tanda Penduduk (KTP) Elektronik. Memiliki kemampuan dan keahlian yang berkaitan dengan penyelenggaraan Pemilu, ketatanegaraan, kepartaian, dan pengawasan Pemilu.
  8. Tidak pernah menjadi anggota partai politik atau telah mengundurkan diri dari anggota partai politik sedikitnya 5 (lima) tahun pada saat mendaftar. 
  9. Tidak pernah menjadi anggota tim kampanye salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden, calon anggota dewan perwakilan rakyat, dewan perwakilan daerah, dan dewan perwakilan rakyat daerah, serta pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah sekurang-kurangnya dalam jangka waktu 5 (lima) tahun.
  10. Mampu secara jasmani, rohani, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.
  11. Mengundurkan diri dari jabatan politik, jabatan di pemerintahan, dan/atau di badan usaha milik negara/badan usaha milik daerah pada saat mendaftar.
  12. Bersedia bekerja penuh waktu; 
  13. Berpendidikan paling rendah sekolah menengah atas atau sederajat.
  14. Bersedia mengundurkan diri dari jabatan politik, jabatan pemerintahan, dan/atau badan usaha milik negara/badan usaha milik daerah selama masa keanggotaan apabila terpilih.
  15. Tidak dalam ikatan perkawinan dengan sesama penyelenggara Pemilu; dan
  16. Tidak pernah diberhentikan secara tidak hormat dari penyelenggara Pemilu oleh Dewan Kehormatan Penyelanggara Pemilu (DKPP), Bawaslu, Bawaslu Kabupaten/Kota, KPU, atau KPU Kabupaten/Kota. 
  17. Mendapatkan izin dari atasan langsung bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Sedangkan untuk kelengkapan berkas administrasi calon pendaftar Panwascam harus memenuhi hal sebegai berikut: 

  1. Foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik; 
  2. Pas foto warna terbaru ukuran 4 x 6 sebanyak 5 (lima) lembar latar belakang merah; 
  3. Foto copy ijazah pendidikan terakhir yang disahkan/dilegalisir oleh pejabat yang berwenang;
  4. Daftar Riwayat Hidup
  5. Surat keterangan sehat jasmani dan rohani dari rumah sakit pemerintah atau Puskesmas; 
  6. Surat keterangan bebas dari penyalahgunaan narkotika dari rumah sakit atau Puskesmas yang dapat disampaikan sebelum pelantikan;
  7. Surat izin dari atasan langsung bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS). 

Surat pernyataan: 

  1. Setia kepada Pancasila sebagai Dasar Negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, dan cita-cita proklamasi 17 Agustus Tahun 1945;
  2. Bersedia mengundurkan diri dari organisasi kemasyarakatan yang berbadan hukum atau tidak apabila terpilih;
  3. Tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 5 (lima) tahun atau lebih;
  4. Tidak pernah menjadi anggota partai politik atau telah mengundurkan diri dari anggota partai politik sedikitnya 5 (lima) tahun pada saat mendaftar tidak pernah menjadi anggota tim kampanye salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden, calon anggota dewan perwakilan rakyat, dewan perwakilan daerah, dan dewan perwakilan rakyat daerah, serta pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah sekurang-kurangnya dalam jangka waktu 5 (lima) tahun; 
  5. Bersedia bekerja penuh waktu; 
  6. Mengundurkan diri dari jabatan politik, jabatan di pemerintahan, dan/atau di badan usaha milik negara/badan usaha milik daerah pada saat mendaftar; 
  7. Tidak berada dalam satu ikatan perkawinan dengan sesama penyelenggara pemilu. 
  8. Bersedia mengundurkan diri dari jabatan politik, jabatan pemerintahan, dan/atau badan usaha milik negara/badan usaha milik daerah selama masa keanggotaan apabila terpilih; 
  9. Bebas dari peyalahgunaan narkotika. 
  10. Tidak pernah diberhentikan secara tidak hormat dari penyelenggara Pemilu oleh Dewan Kehormatan Penyelanggara Pemilu (DKPP), Bawaslu, Bawaslu Kabupaten/Kota, KPU, atau KPU Kabupaten/Kota. (tribunbatam.id/Rahma Tika)
Penulis: Rahma Tika
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved