Puan Maharani Umrah Saat Bibinya Dilapor Penistaan Agama, Puan Kian Religius Atau?

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani (46), akhir pekan ini menunaikan ibadah umrah di Tanah Suci, Mekkah dan Medinah.

TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA
Puan Maharani Saat Berada di Tanah Suci Dalam Melaksanakan Ibadah Umroh 

Puan Maharani Umrah Saat Bibinya Dilapor Penistaan Agama, Puan Kian Religius atau...

TRIBUN-BATAM.ID, BATAM - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani (46), akhir pekan ini menunaikan ibadah umrah di Tanah Suci, Mekkah dan Medinah.

Kabar Ibadah "haji kecil" putri Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri (2001-2004), sekaligus cucu Presiden I Indonesia Soekarno (1945-1967) ini dia kabarkan langsung melalui akun instagramnya,

Minggu (17/11/2019) malam, waktu Indonesia.

"Alhamdulillah sudah menyelesaikan ibadah umroh," tulis Puan, setelah melafalkan kalimat talbiyah, labbaika allahumma labbaik.

Puan menampilkan tiga buah fotonya: satu di pelataran Kakbah, satu di pintu utama Masjidil Haram BabulAlfhad, dan satu lagi di situs Massayi, usai Sai' di Safa dan Marwah.

Ibadah umrah Puan ini, hanya berselang beberapa hari setelah tantenya, Sukmawati Soekarnoputri (65), kembali membuat pernyataan kontroversi di sebuah diskusi bertajuk 'Bangkitkan Nasionalisme Bersama Kita Tangkal Radikalisme dan Berantas Terorisme' di Jakarta, Senin (11/11/2019) lalu,
Pernyataan adik ibunya yang membandingkan Nabi Muhammad SAW dangan kakeknya Soekarno, dalam sejarah perjuangan Indonesia, akhir pekan ini pun berujung pelaporan pidana penistaan agama oleh sekelompok ormas, Korlabi.

Apakah umrahnya untuk menepis keluarganya tak seperti tudingan Sekjen Korlabi, Novel Bamukmin?

Ketua DPD RI La Nyalla Mattalitti, yang kebetulan bertemu Puan di Mekah, menyebut inadah itu sudah dijadwalkan jauh hari sebelumnya.
Ini di sela rangkaian kunjungan kerjanya ke Arab Saudi.

La Nyalla lebih dulu berada di Mekkah, semalam waktu setempat, mendampingi Puan Maharani menjalankan ibadah umrah, mulai dari tawaf hingga sai.
Keduanya didampingi Wakil Ketua DPD Sultan Baktiar Najamuddin dan sejumlah senator yang ikut rombongan pimpinan DPD RI.

Ataukah mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan ini kian religius?

"Umrah Bu Puan sudah lama," kata salah seorang kerabat almarhumah Defti "Ella" Reskiwati Ande (1974-2018).

Puan Maharani Saat Berada di Tanah Suci Dalam Melaksanakan Ibadah Umroh
Puan Maharani Saat Berada di Tanah Suci Dalam Melaksanakan Ibadah Umroh (TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA)

Almarhum Ella adalah staf khusus Puan saat masih menjabat Menko PMK (2014-2019).

Ella yang juga sahabat dekat Puan, meninggal dunia usai menunaikan shalat Magrib di Masjidil Haram, 22 April 2018 lalu.

Saat wafat Puan ikut menyaksikan staf khususnya meninggal. Ella yang juga putri eks pengusaha travel haji plus ternama Indonesia, Ande Abdul Latief ini, ikut dalam rombongan Menko PMK Puan Maharani yang kala itu berada di Arab Saudi bersama Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Menteri Kesehatan Nila Djuwita F. Moeloek dalam rapat kerja persiapan musim haji 2018.

CNN melaporkan kala itu, Puan amat terpukul atas wafatnya sang sahabat.

Di ruang keberangkatan Bandara King Abdulaziz Jeddah, sebelum terbang menuju Kairo, Puan Maharani menceritakan perasaan sedih dan kenangannya bersama wanita Kelahiran Makassar itu.

Sejak di area Raudlah, Masjid Nabawi Madinah, almarhumah sempat beberapa kali pamit ke Puan akan tinggal di Mekkah karena sudah kerasan.

Ternyata, kata-kata tersebut adalah pamitan dia kepada rombongan untuk pulang ke Penciptanya, Allah SWT.

Berhaji 2012 dan Cium Hajar Aswad Bersama Putri Gus Dur

Tentang pengalaman spiritual di Tanah Suci, bukan baru di bulan November 2019 dan April 2018 lalu saja.

Saat masih berusia 37 tahun, medio Oktober 2012 silam, wanita bernama panjang Puan Maharani Nakshatra Kusyala ini, juga sudah bergelar Hajjah.

Bersama ibu, keluarga besar dan 22 orang kerabat dan elite PDIP, Puan menunaikan ibadah haji tahun.

Ganjar Pranowo yang kala itu masih menjabat Ketua Fraksi PDIP di DPR, menyebut ibadah rukun Islam kelima itu ditunaikan Mega dan keluarga, atas inisiatif sendiri, bukan atas fasilitas pemerintah atau memenuhi undangan pihak kerajaan Arab Saudi.

Ganjar kala itu ke Saudi bersama Tim Pengawas Haji DPR.

Pengalaman religius lain yang disebut amat berkesan bagi Puan adalah saat dia dan putri Presiden ke-4 Indonesia, Yanni Abdurrahman Wahid, akhir April 2018 lalu, saat mendapat akses dari kerajaan untuk berdoa dan salat di empat tempat yang diyakni 'mustajabah'; atau tempat doa-doa akan terkabul di Baitullah.

Ketiga tempat itu adalah Hajar Aswad, Rukun Yamani, Hijir Ismail dan di bawah talang emas (mizab).

Keistimewaan serupa juga diberikan mereka ziarah ke Mesjid Nabawi di Madinah.

Pasukan keamanan atau yang sering disebut Askar memberikan sskitar 40 menit kepada Puan untuk beribadah di dalam Raudah. Dipandu Imam Masjid Nabawi, Puan beserta rombongan berziarah ke Makam Rasulullah Muhammad SAW dari sisi timur makam.

Halaman
Penulis: thamzil thahir
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved