BATAM TERKINI

Izin Taksi Online Batam Keluar, Dishub Kepri Pastikan Tetap Ada Red Zone dan Kartu Pengawas

Dishub Kepri telah menerbitkan izin taksi online di Batam yang kerap memicu keributan antara sopir taksi online dan konvensional. Ini aturan barunya

Izin Taksi Online Batam Keluar, Dishub Kepri Pastikan Tetap Ada Red Zone dan Kartu Pengawas
tribun_batam_dipanusantara
Pertikaian antara taksi konvensional dan taksi online seolah tak pernah ada habisnya. Terbaru, Jumat (15/11/2019), kedua belah pihak kembali terlibat perkelahian di Bandara Hang Nadim Batam. 

Izin Taksi Online Batam Keluar, Dishub Kepri Pastikan Tetap Ada Red Zone dan Kartu Pengawas 

TRIBUNBATAM.id, BATAM -  Pemerintah Provinsi Kepri melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kepri telah menerbitkan izin taksi online di Batam yang kerap memicu keributan antara sopir taksi online dan sopir taksi konvensional.

"Ya benar. Sudah terbit minggu lalu, dan dalam waktu dekat akan kami launching," kata Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dishub Kepri, Frengki Willianto kepada Tribunbatam.id, Senin (18/11/2019) malam.

Terbitnya izin operasional ini diharapkan akan mengurangi pertikaian yang kerap terjadi antara taksi online dan taksi konvensional.

"Ribut kemarin itu tentu sangat disayangkan. Namun, terbitnya izin ini tentu tidak serta merta langsung bisa menghapus red zone. Ini tentu harus dibicarakan lagi mengingat kearifan lokal," sambungnya.

Dia pun menambahkan, sampai saat ini untuk taksi online sendiri akan dilengkapi dengan Kartu Pengawas (KP) yang sedang diurus oleh setiap badan usaha Angkutan Sewa Khusus (ASK).

"Masih diurus KP dan stiker itu," katanya.

Sopir Taksi Online dan Konvensional Ribut Lagi! Polisi Jaga Ketat Bandara Hang Nadim Batam

Hal ini pun senada dengan penyampaian salah satu pelaku usaha Angkutan Sewa Khusus (ASK), Sawir.

Keributan antara taksi online dan taksi konvensional kembali terjadi di Bandara Hang Nadim Batam, Jumat (15/112019).
Keributan antara taksi online dan taksi konvensional kembali terjadi di Bandara Hang Nadim Batam, Jumat (15/112019). (TRIBUNBATAM.ID/ICHWAN NUR FADILLAH)

Menurutnya, dengan terbitnya izin operasional ini akan menjawab permasalahan yang kerap terjadi.

"Peristiwa di bandara tentu menjadi PR bersama. Kami pun tentu akan berusaha untuk kembali duduk bersama abang-abang taksi konvensional agar semuanya dapat selesai dengan mufakat," tegasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Batam, Rustam Efendi meminta Pemerintah Provinsi Kepri tegas dalam menyikapi polemik berlarut antara taksi online dan taksi konvensional di Kota Batam.

Cegah Serangan Balik Supir Taksi Online, Aparat TNI Baret Biru Siaga di Bandara Hang Nadim Batam

Halaman
1234
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved