Jabatan Presiden Jokowi Tambah Tiga Periode? Respon Refly Harun dan Hendropriyono Kontra

Wacana Presiden bisa menjabat hingga tiga periode berembus di MPR RI dan mendapat tanggapan dari parpol seperti PDIP, Gerindra, Demokrat, hingga PPP.

Jabatan Presiden Jokowi Tambah Tiga Periode? Respon Refly Harun dan Hendropriyono Kontra
Kolase Tribun Kaltim
Refly Harun dan Hendropriyono komentari wacana Presiden tiga periode 

#Jabatan Presiden Jokowi Berpotensi Tiga Periode? Pengamat Respon Refly Harun dan Hendropriyono Kontra

TRIBUNBATAM.id - Masa jabatan Presiden Jokowi berpotensi tiga periode, Respon Refly Harun dan Hendropriyono beda.

Wacana Presiden bisa menjabat hingga tiga periode berembus di MPR RI dan mendapat tanggapan dari parpol seperti PDIP, Gerindra, Demokrat, hingga PPP.

Beberapa tokoh pun angkat bicara mengenai wacana yang bisa membuat Presiden Joko Widodo atau Jokowi ini menjabat tiga periode, seperti Refly Harun dan AM Hendropriyono.

Dilansir dari Tribunnews.com, Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun mengatakan tidak setuju penambahan masa jabatan Presiden.

"Tapi kalau amandemen dimaksudkan untuk membatasi masa jabatan satu kali saja, agar kemudian Presiden dapat berkonsentrasi penuh selama masa jabatan, saya setuju," tegasnya.

Dilansir dari YouTube Kompas TV, ia menambahkan opsi lain soal isu penambahan masa jabatan Presiden, yakni memperbolehkan lebih dari sati kali periode, namun tidak berturut-turut.

Refly Harun mengatakan isu ini berlebihan, apabila isu ini untuk memunculkan keinginan Presiden Jokowi menduduki kursi pemerintahan satu kali lagi.

"Saya kira wacana itu terlalu berlebihan," katanya.

Halaman
1234
Editor: Aminudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved